Kaum Munafik Berat Mendatangi Sholat
Download KajianKajian RutinUstadz Rizal Yuliar

Kaum Munafik Berat Mendatangi Sholat

Kaum Munafik Berat Mendatangi Sholat
Ust Rizal Yuliar Putrananda
12 Februari 2025

Kita melanjutkan pembahasan kitab Riyadush Shalihin karya Al-Imam Yahya bin Syarof An-Nawawi rahimahullah. Kita masih dalam pembahasan Kitabul Fadhail (keutamaan) tepatnya di pembahasan “Keagungan dan keutamaan sholat berjama’ah”.

Kemudian kita masuk kepada hadits yang selanjutnya di nomor urut 1069, yaitu hadits yang dibawakan oleh Abdullah ibn Mas’ud radhiyallahu anhu, dan menerangkan bahwa apa yang beliau sampaikan merupakan tuntunan sunnah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, beliau berkata:

“Barangsiapa yang kebahagiaanya adalah menjumpai Allah ta’ala nanti dalam keadaan muslim, hendaklah ia menjaga semua sholat-sholat itu (sholat fardhu), tatkala adzan dikumandangkan untuk melaksanakannya karena sungguh Allah ta’ala telah mensyari’atkan bagi nabi kalian sunnah-sunnah yang menjadi petunjuk jalan-jalan hidayah dan sesungguhnya sholat lima waktu merupakan jalan-jalan hidayah, seandainya kalian sholat di rumah-rumah kalian sebagaimana orang yang tidak sholat ini (sholat di rumahnya) berarti kalian telah meninggalkan jalan (petunjuk) nabi kalian, dan seandainya kalian meninggalkan jalan nabi kalian niscaya kalian akan tersesat dalam jalan yang menyimpang, aku melihat kami waktu itu (di zaman Rasullullah shallallahu ‘alaihi wasallam), tidaklah ada yang meninggalkan sholat berjama’ah kecuali orang-orang munafik yang diketahui jelas kemunafikannya, karena dahulu seorang pria dihadirkan dengan dipapah oleh dua orang yang lain sampai dia ditegakkan di tengah shaf dalam rangka sholat berjama’ah” HR.Muslim

Abdullah ibn Mas’ud radhiyallahu anhu juga berkata:

“Sesungguhnya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam telah mengajarkan kepada kami semua jalan-jalan petunjuk dan di antara jalan-jalan petunjuk dari Rasulullah sallallahu ‘alaihi wasallam adalah sholat di masjid yang ditegakkan kumandang adzan padanya”
HR. Muslim

Mari, kita simak lebih cermat dan lanjut lagi kajian Riyadush Shalihin melalui rekaman video di bawah ini, baarakallahu fiikum.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Back to top button
WeCreativez WhatsApp Support
Ahlan wa Sahlan di Website Resmi Pesantren Al Lu'lu' Wal Marjan Magelang
👋 Ada Yang Bisa Kami Bantu?
Close
Close