
Isti’aadzah
Isti’aadzah
Ustadz Abu ‘Umar
Selasa, 12 Agustus 2025
Alhamdulillah kita memulai kajian kitab yang baru yaitu kitab yang berjudul “Syarh Ad’Iyah As Shalaah Wa Adzkarihaa” (Penjelasan do’a-do’a dan Dzikir dalam Shalat) buah karya Syekh Husein Ibn Audah Al Awaisyah hafidhohullahu ta’ala.
Kita memasuki bab Isti’aadzah “meminta perlindungan”, dalam hal ini kita meminta perlindungan dari syaithan. Allah ta’ala berfirman:
قَالَ فَبِمَآ اَغْوَيْتَنِيْ لَاَقْعُدَنَّ لَهُمْ صِرَاطَكَ الْمُسْتَقِيْمَۙ
“Ia (Iblis) menjawab, “Karena Engkau telah menyesatkan aku, pasti aku akan selalu menghalangi mereka dari jalan-Mu yang lurus”
(QS. Al-A’raf 16)
Teranglah bagi diri kita jika syaithan dikatakan musuh yang nyata, bukan berarti ini akhir dari segalanya. Allah ta’ala mengajarkan kepada kita untuk Isti’aadzah dan salah satu Isti’aadzah itu adalah bacaan yang dibaca di dalam sholat, sebelum Al-Fatihah. Syaithan tidak pernah lupa atau berhenti untuk menganggu, maka seorang muslim berupayah untuk senantiasa membentengi dirinya berlindung kepada Allah ta’ala, karena kita manusia ada lengah dan lalainya, sementara syaithan tidak demikian.
Yang dibaca saat sholat adalah:
أَعُوذُ بِاللَّهِ السَّمِيعِ الْعَلِيمِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ مِنْ هَمْزِهِ وَنَفْخِهِ وَنَفْثِهِ
“Aku berlindung kepada Allah Yang Maha mendengar lagi Maha mengetahui dari gangguan setan yang terkutuk, dari kegilaannya, kesombongannya, dan nyanyiannya yang tercela–atau syair atau sihirnya–”
HR. Abu Daud,
Mari sama-sama kita menyaksikan bersama kajian kitab “Syarh Ad’Iyah As Shalaah Wa Adzkarihaa” (Penjelasan do’a-do’a dan Dzikir dalam Shalat buah karya Syekh Husein Ibn Audah Al Awaisyah hafidhohullahu ta’ala.. Dengan menonton rekaman yang ada di bawah ini, baarakallahu fiikum.