
Berpakaian Pun Ada Batasnya
Berpakaian Pun Ada Batasnya
Ust Rizal Yuliar Putrananda
16 Oktober 2023
Kita melanjutkan pembahasan kitab Riyadush Shalihin karya Al-Imam Yahya bin Syarof An-Nawawi rahimahullah. Kita masih berada pada bab tentang pakaian, dan telah dijelaskan pada pertemuan sebelumnya terkait pakaian yang terbuat dari sutera.
Pada pertemuan kali ini, dijelaskan dalam hadits dari sahabat Anas radhiyallahu ‘anhu, beliau berkata
رَخَّصَ رَسولُ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عليه وسلَّمَ لِلزُّبَيْرِ بنِ العَوَّامِ، وَعَبْدِ الرَّحْمَنِ بنِ عَوْفٍ في لُبْسِ الحَرِيرِ لِحِكَّةٍ كَانَتْ بهِمَا
“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam membolehkan Zubair bin Awwam dan Abdurrahman bin ‘Auf memakai sutera karena keduanya menderita penyakit kulit” (Muttafaqun ‘alaihi)
Dari sahabat Mu’awiyah radhiyallahu ‘anhu rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
لا تَرْكَبوا الخَزَّ ولا النِّمَارَ
“Janganlah kalian menunggangi kendaraan yang di atasnya ada sutera atau kulit-kulit hewan buas” (HR. Abu Daud)
عَنْ أَبِي الْمَلِيحِ، عَنْ أَبِيه، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ ﷺ نَهَى عَنْ جُلُودِ السِّبَاعِ.
Dari sahabat Abu Al-Malih dari Bapaknya radhiyallahu ‘anhu ia berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam melarang memakai kulit binatang buas” (HR. Tirmidzi, Ia berkata: hadits hasan shahih)
Mari, kita simak lebih cermat dan lanjut lagi melalui rekaman video di bawah ini, baarakallahu fiikum.