
Cercaan Terhadap Orang yang Tidak Mengamalkan Ilmu (2)
Cercaan Terhadap Orang yang Tidak Mengamalkan Ilmu (2)
Ustadz Dhiya’u Abrar
Selasa, 05 November 2024
Alhamdulillah kita melanjutkan kembali kajian kitab yang berjudul “Tsamaratu Al ‘Ilmi Al ‘Amal” (Buah dari Ilmu adalah Amal) buah karya Syekh Abdur Rozzaq ibn Abdil Muhsin Al-Badr hafidhohullahu ta’ala.
Kita memasuki poin yang ke 10, sedikit kita murajaah 9 poin yang sebelumnya, yaitu:
- Yang pertama adalah “Ilmu dan amal merupakan tujuan dari penciptaan makhluk Allah ta’ala”.
- Seorang hamba akan ditanya perihal ilmunya dikerjakan atau tidak.
- Ancaman dan siksaan bagi mereka yang tidak mengamalkan ilmunya.
- Amal merupakan sebab masuknya seorang hamba ke dalam surga.
- Salafus shalih berlomba-lomba untuk mengamalkan apa yang telah mereka ilmui.
- Salafus shalih berlomba-lomba meninggalkan larangan Allah.
- Amal merupakan sebab kokohnya ilmu di dalam hati.
- Amal dengan ilmu adalah faktor terkuat sampainya dakwah kita kepada orang lain.
- Memohon Pertolongan kepada Allah dalam mengamalkan ilmu.
Kemudian poin yang ke 10 adalah cercaan bagi mereka orang-orang yang tidak mengamalkan ilmunya. Hal ini merupakan lanjutan dari pertemuan sebelumnya dan hari ini kita masuk ke perkataan Hasan Al Basri pada poin ini. Beliau Hasan Al Basri rahimahullahu berkata “Al-Qur’an diturunkan tujuannya untuk diamalkan, namun kebanyakan manusia membaca Al-Qur’an sebagai bentuk mendekatkan diri kepada Allah ta’ala”
Apa maksud dari perkataan beliau ini? dijelaskan oleh Al Imam Ibnul Jauzi rahimahullah ta’ala beliau mengatakan yakni “mereka kaum muslimin hanya mencukupkan membaca saja, tapi ternyata mereka melupakan untuk mengamalkan apa yang terkandung di dalam Al-Qur’an”
Mari sama-sama kita menyaksikan bersama kajian kitab “Tsamaratu Al ‘Ilmi Al ‘Amal” (Buah dari Ilmu adalah Amal) karya Syekh Abdur Rozzaq ibn Abdil Muhsin Al-Badr hafidhohullahu ta’ala. Dengan menonton rekaman yang ada di bawah ini, baarakallahu fiikum.