
Konsisten Di Atas Kebaikan
Konsisten Di Atas Kebaikan
Ust Rizal Yuliar Putrananda
19 Desember 2022.
Di awal pertemuan ini pemateri mengajak kepada semua yang hadir atau siapa saja yang mengikuti kebersamaan dari tempatnya masing-masing untuk berikrar, berkomitmen untuk menyempurnakan syukur kita kepada Allah ta’ala. Syukur itu diungkapkan dengan lisan namun juga menghujam di dalam hati dengan segenap pengakuan bahwa tidaklah terdapat nikmat yang kita peroleh kecuali dia datang dari Allah. Selanjutnya kita jadikan setiap kenikmatan tersebut sebagai sarana untuk semakin mendekatkan diri kita kepada Allah ta’ala.
Kita lanjutkan kembali kajian kitab Riyadhush Shaalihiin, Karya Al-Imam Yahya Ibnu Saraf An-Nawawi rahimahullah. Dari judulnya penulis ingin menukilkan hadits-hadits, meskipun di banyak Bab beliau membuka rangkaian hadits-hadits itu dengan beberapa ayat Al-Qur’an. Kita telah sampai pada Bab ke-87 yang beliau beri judul “Seseorang menjaga konsistensi apa yang biasa dia lakukan dari kebaikan”. Bab ini erat sekali pembahasannya dengan Bab 8.
Perlu diketahui bahwa kajian Riyadush shalihin telah dimulai sejak kurang lebih pada bulan Agustus 2015, lebih kurang sudah 7 tahun. Membutuhkan keistiqomahan (konsistensi) di atas sebuah kebenaran ini atau kebaikan ini.
Ada seorang sahabat datang kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, dia berkata “Yaa Rasulullah sampaikan kepadaku sebuah petuah dalam agama islam ini yang dengan petuah itu aku tidak perlu lagi bertanya tentang hal itu kepada orang lain selain engkau, cukup dari engkau saja” maka beliau Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam menjawab:
“Ucapkan (Ikrarkan) baik dengan lisan maupun dengan qalbumu, aku beriman kepada Allah ta’ala, selanjutnya istiqomahlah”
Allah ta’ala berfirman:
اِنَّ اللّٰهَ لَا يُغَيِّرُ مَا بِقَوْمٍ حَتّٰى يُغَيِّرُوْا مَا بِاَنْفُسِهِمْۗ
“Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sebelum mereka mengubah keadaan diri mereka sendiri”
(QS. Ar’Ra’d 11)
Mari, kita simak lebih cermat dan lanjut lagi melalui rekaman di bawah ini, baarakallahu fiikum.