
Rendah Hati Saat Berpakaian
Rendah Hati Saat Berpakaian
Ust Rizal Yuliar Putrananda
02 Oktober 2023
Kita melanjutkan pembahasan kitab Riyadush Shalihin karya Al-Imam Yahya bin Syarof An-Nawawi rahimahullah .
Kita berada di penghujung bab yang mengkaji tentang seberapa panjang pakaian seorang muslim. Dari Abdullah ibnu Amr ibn Ash radiyallahu anhuma , Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda;
كُلْ، وَاشْرَبْ، وَالْبَسْ، وَتَصَدَّقْ فِي غَيْرِ سَرَفٍ، وَلَا مَخِيلَةٍ (أَخْرَجَهُ أَبُو دَاوُدَ وَأَحْمَدُ)
“Makanlah, minumlah, bersedakahlah, berpakaianlah dan belanjakan hartamu selama tidak tercampuri dengan sikap berlebihan ataupun kesombongan” (HR. Abu Daud dan Ahmad)
Dari Abu Sa’id Al-Khudri radiyallahu ta’ala anhu , Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda;
“إزارة المسلم إلى نصف الساق، ولا حرج -أو لا جناح- فيما بينه وبين الكعبين، فما كان أسفل من الكعبين فهو في النار، ومن جر إزاره بطرا لم ينظر الله إليه” ((رواه أبو داود))
“Pakaian muslim itu diangkat hingga pertengahan betisnya, bukan dosa (tidak mengapa) antara pertengahan betis sampai kedua mata kaki. Maka apa yang di bawah dari dua mata kaki dia terancam di neraka, siapa yang panjangkan pakaiannya dengan kesombongan, Allah ta’ala tidak akan melihat kepadanya” (HR. Abu Daud)
Mari, kita simak lebih cermat dan lanjut lagi melalui rekaman video di bawah ini, baarakallahu fiikum.