
Zakat Hati Seperti Pertumbuhan Badan
Zakat Hati Seperti Pertumbuhan Badan
Ustadz Dhiya’ul Abrar
Selasa, 6 Januari 2026
Alhamdulillah kita melanjutkan pembahasan kitab yang berjudul “Syarh Qawaaid Fii Fiqh Al Quluub” (Kaidah-Kaidah Di Dalam Memahami Karakteristik Hati) buah karya Syaikh Dr. Shalih bin Abdul Aziz Sindi hafidhohullahu ta’ala.
Kita akan memasuki kaidah yang pertama di dalam memahami hati yaitu, beliau penulis mengatakan “Zakat Hati Seperti Pertumbuhan Badan”. Jadi hati itu bisa bertumbuh sebagaimana fisik juga bisa bertumbuh. Hati itu juga bisa sehat dan bisa pula sakit layaknya fisik, maka kewajiban kita sebagai seorang mukmin yang beriman kepada Allah ta’ala adalah merawat hati sebagaimana kita merawat fisik kita. Lebih dari itu, kita dituntut lebih peduli kepada hati kita. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
إِنَّ اللَّهَ لاَ يَنْظُرُ إِلَى صُوَرِكُمْ وَأَمْوَالِكُمْ وَلَكِنْ يَنْظُرُ إِلَى قُلُوبِكُمْ وَأَعْمَالِكُمْ
“Sesungguhnya Allah tidak melihat pada bentuk rupa dan harta kalian. Akan tetapi, Allah hanyalah melihat pada hati dan amalan kalian”
(HR. Muslim)
Allah ta’ala berfirman:
قَدْ اَفْلَحَ مَنْ زَكّٰىهَاۖ
“sungguh beruntung orang yang menyucikannya (jiwa itu)”
وَقَدْ خَابَ مَنْ دَسّٰىهَاۗ
“dan sungguh rugi orang yang mengotorinya”
(QS. Asy Syam 9-10)
Ketika hati itu bersih, hidup, sehat maka dia akan merasakan kebahagiaan dan sebaliknya ketika hati itu sakit, kotor bahkan mati, maka dia tidak akan bisa merasakan kebahagiaan.
Mari sama-sama kita menyaksikan bersama kajian kitab “Syarh Qawaaid Fii Fiqh Al Quluub” (Kaidah-Kaidah Di Dalam Memahami Karakteristik Hati) buah karya Syaikh Dr. Shalih bin Abdul Aziz Sindi hafidhohullahu ta’ala. Dengan menonton rekaman yang ada di bawah ini, baarakallahu fiikum.