
Do’a – Do’a Istiftah
Do’a-Do’a Istiftah
Ustadz Dr. Isnaini La Haritsi M.A
Selasa, 4 Agustus 2025
Alhamdulillah kita memulai kajian kitab yang baru yaitu kitab yang berjudul “Syarh Ad’Iyah As Shalaah Wa Adzkarihaa” (Penjelasan do’a-do’a dan Dzikir dalam Shalat) buah karya Syekh Husein Ibn Audah Al Awaisyah hafidhohullahu ta’ala.
Sholat yang kita lakukan itu harus kita pahami apa yang kita ucapkan/baca karena tujuan dari ayat-ayat dan do’at-do’a memiliki makna dan ini lebih utama. Pada bab sebelumnya sudah dijelaskan tentang takbiratu ihram, kenapa dinamakan dengan takbiratul ihram karena seorang yang bertakbir maka diharamkan baginya semua yang membatalkan sholat.
Kemudian pada bab selanjutnya yaitu “Istiftah” (pembuka). Apa hukumnya Istiftah? Istiftah hukumnya sunnah dan Istiftah ada berbagai macam do’a. Di antaranya:
سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ وَتَبَارَكَ اسْمُكَ وَتَعَالَى جَدُّكَ وَلاَ إِلَهَ غَيْرُكَ
“Maha suci Engkau ya Allah, aku memuji-Mu, Maha berkah Nama-Mu. Maha tinggi kekayaan dan kebesaran-Mu, tidak ada sesembahan yang berhak diibadahi dengan benar selain Engkau ”
(HR. Muslim)
اللَّهُمَّ بَاعِدْ بَيْنِي وَبَيْنَ خَطَايَايَ، كَمَا بَاعَدْتَ بَيْنَ المَشْرِقِ وَالمَغْرِبِ، اللَّهُمَّ نَقِّنِي مِنَ الخَطَايَا كَمَا يُنَقَّى الثَّوْبُ الأَبْيَضُ مِنَ الدَّنَسِ، اللَّهُمَّ اغْسِلْ خَطَايَايَ بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالبَرَدِ
“Ya Allah, jauhkanlah antara aku dan kesalahanku sebagaimana Engkau telah menjauhkan antara timur dan barat. Ya Allah, sucikanlah kesalahanku sebagaimana pakaian yang putih disucikan dari kotoran. Ya Allah, cucilah kesalahanku dengan air, salju, dan air dingin” (HR.Bukhari 2/182, Muslim 2/98)
Mari sama-sama kita menyaksikan bersama kajian kitab “Syarh Ad’Iyah As Shalaah Wa Adzkarihaa” (Penjelasan do’a-do’a dan Dzikir dalam Shalat buah karya Syekh Husein Ibn Audah Al Awaisyah hafidhohullahu ta’ala.. Dengan menonton rekaman yang ada di bawah ini, baarakallahu fiikum.