Download KajianKajian Islam

Catatan Penting Posisi Duduk dan Berbaring

Catatan Penting Posisi Duduk dan Berbaring
Ust Rizal Yuliar Putrananda
30 Oktober 2023

Kita melanjutkan pembahasan kitab Riyadush Shalihin karya Al-Imam Yahya bin Syarof An-Nawawi rahimahullah. Kita akan melanjutkan kembali pembahasan kita, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

مَنْ قعَدَ مَقْعَدًا لَمْ يَذْكُرِ الله تَعَالَى فِيهِ كَانَت عَلَيْهِ مِنَ اللهِ ترَة، وَمَن اضطجَعَ مُضْطَجَعًا لا يَذْكرُ الله تَعَالَى فِيهِ كَاَنتْ عَليْه مِنَ اللهِ تِرَةٌ

Barangsiapa yang duduk, satu kali duduk tapi dia tidak berdzikir kepada Allah ta’ala sedikitpun, maka sesungguhnya itu adalah cacat dan kurang padanya. Demikian pula siapa yang bebaring dan di dalam baringannya itu dia tidak mengingat Allah ta’ala (berdzikir) itupun akan terhitung cacat atau kurang baginya”  (HR. Abu Daud)

Kemudian kita masuk pada bab yang lain yaitu bab 128 yang berisi beberapa catatan penting bagaimana saat kita duduk, tidur atau berbaring.

عن عبد الله بن زيد رضي الله عنهما أنه رَأَى رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مُسْتَلْقِيًا فِي المَسْجِدِ، وَاضِعًا إِحْدَى رِجْلَيْهِ عَلَى الأُخْرَى

Dari sahabat Abdullah ibn Zaid radhiyallahu ‘anhuma beliau melihat Rasulullah sallallahu ‘alaihi wasallam berbaring (terlentang) di masjid, beliau meletakkan salah satu kakinya di atas yang lain (HR. Bukhari & Muslim)

Mari, kita simak lebih cermat dan lanjut lagi melalui rekaman video di bawah ini, baarakallahu fiikum.

Print Friendly, PDF & Email

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Back to top button
WeCreativez WhatsApp Support
Ahlan wa Sahlan di Website Resmi Pesantren Al Lu'lu' Wal Marjan Magelang
👋 Ada Yang Bisa Kami Bantu?
Close
Close