
Jangan Jauh Dari Al-Qur’an
Jangan Jauh Dari Al-Qur’an
Ust Rizal Yuliar Putrananda
04 November 2024
Kita melanjutkan pembahasan kitab Riyadush Shalihin karya Al-Imam Yahya bin Syarof An-Nawawi rahimahullah .
Kita akan melanjutkan pembahasan kita yaitu pembahasan Kitabul Fadhail (keistimewaan amal-amal). Yaitu hadist-hadist yang mengemukakan tentang keistimewaan-keistimewaan amalan tertentu berdasarkan berdasarkan hadits-hadits Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam.
Allah ta’ala berfirman:
قُلْ هٰذِهٖ سَبِيْلِيْٓ اَدْعُوْٓا اِلَى اللّٰهِ ۗعَلٰى بَصِيْرَةٍ اَنَا۠ وَمَنِ اتَّبَعَنِيْ ۗوَسُبْحٰنَ اللّٰهِ وَمَآ اَنَا۠ مِنَ الْمُشْرِكِيْنَ
“Katakanlah (Muhammad), “Inilah jalanku, aku dan orang-orang yang mengikutiku mengajak (kamu) kepada Allah di atas ilmu, Mahasuci Allah, dan aku tidak termasuk orang-orang musyrik”
(QS. Yusuf 108)
Syaikh Muhammad bin shalih al utsaimin rahimahullah menjelaskan makna ayat ini “apa yang dimaksud dengan ‘di atas ilmu?’ yaitu bahwa apa yang disampaikannya benar, dia juga berilmu siapa orang yang dihadapinya, dan berilmu juga dengan bagaimana metode penyampaian yang tepat”.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
خَيْرُكُمْ مَنْ تَعَلَّمَ اْلقُرْآنَ وَعَلَّمَهُ
“Sebaik-baik kalian adalah orang yang belajar Al-Qur’an dan mengajarkannya”
(HR. Bukhari)
Mari, kita simak lebih cermat dan lanjut lagi melalui rekaman video di bawah ini, baarakallahu fiikum.