AqidahDownload KajianUstadz Fathurrahman

Meniadakan Sifat Tidur dari Allah Subhanahu wa ta’ala – Ustadz Fathurrohman

Meniadakan Sifat Tidur dari Allah Subhanahu wa ta’ala merupakan kajian Islam Rutin yang disampaikan oleh: Ustadz Fathurrohman dalam pembahasan Aqidah Kajian ini disampaikan rutin setelah maghrib setiap hari selasa di Pesantren Al lulu wal Marjan Magelang

Pada kajian Aqidah kali ini, pemateri membahas meniadakan sifat tidur dari Allah subhanahu wa ta’ala, artinya allah subhanahu wa ta’ala tidak memiliki sifat tidur atau media meniadakan sifat tidur dari Allah subhanahu wa ta’ala

Allah subhanahu wa ta’ala sebaliknya selalu terjaga, selalu memperhatikan, selalu melihat, selalu menjaga hamba-hambanya yang beriman yang beramal sholeh selalu memberikan Karunia kepada seluruh manusia selalu memberikan rizki kepada makhluk Allah Subhanahu Wa Ta’ala ciptakan

عن أبي موسى الأشعري – رضي الله عنه – أنه قال: قام فينا رسول الله صلى الله عليه وسلم بخمس كلمات، فقال: “إن الله لا ينام ولا ينبغي له أن ينام، يخفض القسط ويرفعه، يرفع إليه عمل الليل قبل عمل النهار، وعمل النهار قبل عمل الليل، حجابه النور ، لو كشفه لأحرقت سُبحات وجهه ما انتهى إليه بصره من خلقه”

Diriwayatkan oleh Muslim dari Abu Musa Al-Asy’ari radhiyallahu ‘anhu, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah berkhutbah menyampaikan 5 kalimat,

Sesungguhnya Allah tidak tidur dan tidak layak Allah disifati dengan tidur, Dia yang menaik-turunkan timbangan, amalan malam hari dilaporkan kepada-Nya sebelum datang amalan siang, dan amalan siang hari dilaporkan kepada-Nya sebelum datang amalan malam. Hijab-Nya adalah cahaya. Andaikan Allah menyingkap cahaya itu, tentu subuhat (pancaran) wajahnya akan membakar makhluk-Nya sejauh pandangan-Nya. (HR. Ahmad 19597 dan Muslim 179)

dan dijelaskan pula oleh pemateri nasehat dari hadits diatas diantaranya:

  1. Sesungguhnya Allah Subhanahu Wa Ta’ala tidak tidur dan tidak sepatutnya Allah itu tidur tidak selayaknya Allah Subhanahu Wa Ta’ala tidur
  2. Allah Subhanahu Wa Ta’ala menurunkan keutamaan-keutamaan dan rizkinya dan mengangkatnya dengan adil dengan keadilannya
  3. dan diangkat seluruh perbuatan-perbuatan yang dilakukan di waktu malam sebelum datang perbuatan-perbuatan amalan yang dilakukan di waktu siang

melanjutkan kalibat setelahnya, hijab Ya Allah Subhanahu Wa Ta’ala adalah cahaya yang menghalangi penglihatan kita kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala adalah hijab cahaya dan seandainyaAllah menghilangkan hijabnya niscaya cahaya wajah-NYA akan membakar seluruh segala sesuatu yang ada di depannya sejauh pandangan mata Allah Subhanahu Wa Ta’ala

Berikut salah satu beberapa faedah dari hadits di atas

Hadits ini adalah hadits yang agung yang mulia disebutkan di diatas kita mengenal sifat Allah Subhanahu Wa Ta’ala kita mengenal Allah Subhanahu Wa Ta’ala yang mana sifat Allah Subhanahu Wa Ta’ala bahwasannya Bahwasanya Allah tidak tidur dan ini disebutkan dalam surat al-baqarah ayat ke 255 (ayat kursi)

Mari Simak Penjelasan Lengkapnya dengan mendownload audio rekamannya DISINI

Raihlah pahala dan kebaikan dengan membagikan hasil rekaman ataupun link kajian yang bermanfaat ini, melalui jejaring sosial Facebook, Twitter, dan Google+ yang Anda miliki. Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala membalas kebaikan Anda.

Dapatkan informasi terbaru dari Pesantren Al lulu wal Marjan, melalui:
Facebook Page: Pesantrenluluwalmarjan
Twitter: @ponpesallulu
Instagram: @pesantrenluluwalmarjan
Website: pesantrenluluwalmarjan.org

Dapatkan rekaman audio kajian di Pesantren Al lulu wal Marjan lainnya, melalui:
Soundcloud: pesantrenluluwalmarjan
Download Kajian: klik disini


Penyusun: Septiyan Nurpratama pada 1 Agustus 2018, di Kantor Staff Pesantren Al lulu Wal Marjan Magelang

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Close
Close