
Menutup Celah Yang Mengotori Jiwa
MENUTUP CELAH YANG MENGOTORI JIWA
Kamis, 17 Februari 2022
Ustadz Dhiya’ul Abrar
Kita kembali akan mengkaji pembahasan Kitab ASYRU QAWAAIDU FII TAKZIAH AN NUFUS “10 Kaidah di Dalam Penyucian Jiwa”. karya Ash-Syaikh Abdir Razzaq Ibn Abdil Muhsin Al Badr hafidzahullahu ta’ala.
Kita akan memasuki kaidah yang ke-6, namun sedikit mereview 5 kaidah yang sudah dipelajari bersama yaitu:
- Tauhid merupakan pokok dalam penyucian jiwa
- Do’a merupakan kunci untuk menyucikan jiwa
- Alquran sumber dari penyucian jiwa
- Menjadikan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam sebagai teladan
- Membersihkan jiwa dari dosa-dosa dan menghiasi jiwa dengan ketaatan kepada Allah ta’ala.
Kita lanjutkan kaidah yang ke enam yaitu:
“Menutup rapat celah (pintu-pintu) yang bisa mengeluarkan seseorang dari menyucikan jiwanya, dan dapat menjauhkan dirinya dari keutamaan (kebaikan), dan menempatkan dirinya di dalam kehinaan”
Mari sama-sama kita mengikuti penjelasan tentang kaidah yang ke enam pada kitab Asyru Qawaa’id Fii Tazkiah An Nufus, dengan mendengarkan dan menyimak rekaman di bawah ini. Baarakallahu fiikum