
Muqaddimah Kitab Keistimewaan ‘Ibadurrahman
Muqaddimah Kitab Keistimewaan ‘Ibadurrahman
Ust Ichsanuddin
Selasa, 20 Februari 2024
Alhamdulillah Pesantren Al-Lu’Lu’ Wal Marjan kembali menghadirkan kajian kitab setiap malam Rabu. Kajian kitab kali ini berjudul “Shifaatu ‘Ibaadii Ar Rahman” (Sifat Hamba Allah Ar Rahman) buah karya Syekh Abdur Rozzaq ibn Abdil Muhsin Al-Badr hafidhohullahu ta’ala.
Dalam kitab ini kita akan mempelajari tentang sifat-sifat hamba yang disayang oleh Ar-Rahman, yang maha memiliki rahmah untuk hambanya. Berbicara tentang judul kitab ini, maka kita perlu pahami dulu bebrapa kata yang termuat dalam judulnya. Kata ‘Ibad merupakan jama’ (plural) dari ‘Abdu (hamba), yaitu kitab ini bermakna “Hambanya Allah yang memiliki sifat Ar Rahman”. Penyebutan hamba di dalam Al-Qur’an terbagi menjadi dua, yang pertama adalah hamba dalam urusan hukum penciptaan, pasrah dan ikut akan yang terjadi atas ketetapan Allah ta’ala. Dari sisi ini, semua makhluk Allah yang ada di dunia ini adalah hamba. Allah ta’ala berfirman;
اِنْ كُلُّ مَنْ فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِ اِلَّآ اٰتِى الرَّحْمٰنِ عَبْدًا ۗ
“Tidak ada seorang pun di langit dan di bumi, melainkan akan datang kepada (Allah) Yang Maha Pengasih sebagai seorang hamba”
(QS. Maryam: 93)
Ini arti yang pertama, yakni penghambaan secara umum. Arti hamba yang kedua adalah penghambaan yang khusus, yaitu menghamba kepada Allah dalam urusan beribadah yang telah Allah tetapkan melalui syari’at-Nya. Allah ta’ala berfirman;
اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ الَّذِيْٓ اَنْزَلَ عَلٰى عَبْدِهِ الْكِتٰبَ وَلَمْ يَجْعَلْ لَّهٗ عِوَجًا ۜ
“Segala puji bagi Allah yang telah menurunkan Kitab (Al-Qur’an) kepada hamba-Nya dan Dia tidak menjadikannya bengkok;”
(QS. Al-Kahfi: 1)
Siapa yang dimaksud hamba dalam ayat ini? yaitu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, yang menandakan hamba di sini lebih khusus daripada yang disebutkan pada surah Maryam ayat 93.
Mari sama-sama kita menyaksikan bersama muqaddimah kajian kitab “Shifaatu ‘Ibaadii Ar Rahman” (Sifat Hamba Allah Ar Rahman) buah karya Syekh Abdur Rozzaq ibn Abdil Muhsin Al-Badr hafidhohullahu ta’ala. Dengan menonton rekaman yang ada di bawah ini, baarakallahu fiikum.