
Taat Kepada Penguasa Termasuk Prinsip Beragama
Taat Kepada Penguasa Termasuk Prinsip Beragama
Ust Rizal Yuliar Putrananda
08 Mei 2024
Alhamdulillah, kita kembali melanjutkan pertemuan kita dalam pembahasan kitab Lum’ah al ‘Itiqaad Al Hadi Ila Sabili Rosyad Karya Al Imam Ibnu Qudama al Maqdisi rahimahullah.
Allah ta’ala berfirman:
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اَطِيْعُوا اللّٰهَ وَاَطِيْعُوا الرَّسُوْلَ وَاُولِى الْاَمْرِ مِنْكُمْۚ
“Wahai orang-orang yang beriman! Taatilah Allah dan taatilah Rasul (Muhammad), dan Ulil Amri (pemegang kekuasaan) di antara kamu”
(QS. An Nisa 59)
Perlu dipahami di sini, tatkala Allah memerintahkan kita untuk patuh kepada Allah ta’ala disebutkan fi’ilnya (kata kerja) اَطِيْعُوا taatlah. Begitupula perintah untuk patuh kepada Rasulullah disebutkan juga taatlah kepada Rasul, tapi untuk ketaatan kepada pemimpin tidak berulang kata kerja “taatlah”. Karena taat (patuh) kepada Allah dan Rasulullah mutlak (tidak bisa ditawar), tetapi ketaatan kepada pemerintah/pemimpin ada syarat yang mengikat (tidak berlaku mutlak). Apa syaratnya? Yaitu tidak menyelesihi ketaatan kepada Allah dan Rasul-Nya, artinya ketaatan kepada pemimpin harus selalu berada di bawah ketaatan kepada Allah dan Rasul-Nya shallalhu ‘alaihi wasallam.
Mari kita lanjutkan kembali kajian kitab Lum’ah al ‘Itiqaad Al Hadi Ila Sabili Rosyad Karya Al Imam Ibnu Qudama al Maqdisi rahimahullah dengan menonton rekaman yang ada di bawah ini, baarakallahu fiikum.