Informasi

Uang Jajan

Pesantren kami memiliki sistem tersendiri untuk tata kelola uang jajan dan tabungan santri. Sistem yang kami bentuk bertujuan untuk menjaga santri agar tidak berlebihan dalam jajan. Pemberian maksimal untuk uang jajan sebesar 10.000/hari.

Adapun untuk teknis pengambilannya adalah santri mengambil uang tersebut di musyrif kamar. Sebelumnya, musyrif kamar datang ke bendahara pesantren untuk mengambil persediaan. Dengan sistem seperti ini diharapkan santri tidak ada yang memegang uang saku berlebih. Hal ini berguna untuk menghindari adanya tindakan pencurian dan jajan berlebihan.

Ketika santri didapatkan membawa uang >10.000, maka musyrif kamar akan mengambilnya dan langsung menyerahkannya ke bendahara pesantren, kemudian beralih fungsi menjadi tabungan santri. Akan tetapi, ketika santri membutuhkan uang >10.000 maka santri bisa mendapatkannya setelah meminta izin kepada bagian kesantrian pesantren. Semoga dengan sistem ini santri bisa melatih diri untuk bisa lebih berhemat dalam membelanjakan uangnya.

Print Friendly, PDF & Email

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button
Close
Close