
Adzan Bukan Sekadar Lantunan
Adzan Bukan Sekadar Lantunan
Ust Rizal Yuliar Putrananda
15 Januari 2025
Kita melanjutkan pembahasan kitab Riyadush Shalihin karya Al-Imam Yahya bin Syarof An-Nawawi rahimahullah .
Kita masih dalam pembahasan Kitabul Fadhail (keutamaan), kita telah sampai pada bab ke 186 yakni “Fadhlul Adzan” Keutamaan Adzan. Adzan bukan sesuatu yang asing bagi kita, adzan merupakan simbol islam di mana pun kaum muslimin berada.
Di kesempatan ini kita akan mengkaji ayat dan juga hadits-hadits nabi shallallahu ‘alaihi wasallam tentang adzan dan yang perlu kita yakini adalah “Adzan bukan sekedar lantunan”.
Allah ta’ala berfirman:
ذٰلِكَ وَمَنْ يُّعَظِّمْ شَعَاۤىِٕرَ اللّٰهِ فَاِنَّهَا مِنْ تَقْوَى الْقُلُوْبِ
“Demikianlah (perintah Allah). Dan barangsiapa mengagungkan syiar-syiar Allah, maka sesungguhnya hal itu timbul dari ketakwaan hati”
(QS. Hajj 32)
Tentang keutamaan adzan ini, penulis membawakan beberapa hadita, dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
لَوْ يَعْلَمُ النَّاسُ ما في النِّداءِ والصَّفِ الأوَّلِ، ثُمَّ لَمْ يَجِدُوا إلا أنْ يَسْتَهِمُوا عليه لاسْتَهَمُوا. وَلَوْ يَعْلَمُونَ ما في التَّهْجِيرِ لاسْتَبَقُوا إليه. ولَوْ يعلمون ما في العَتَمَةِ والصُّبْحِ لأتَوْهُمَا وَلَوْ حَبْوا
“Sekiranya orang-orang mengetahui akan rahasia keutamaan adzan dan rahasia shaf pertama, niscaya mereka akan berebutan meraihnya meski dengan cara mengundi. Dan seandainya mereka mengetahui rahasia keutamaan yang ada pada waktu panasnya saat Zuhur, niscaya mereka akan berebut mengerjakan sholat pada saat itu. Dan seandainya mereka mengetahui rahasia keutamaan yang ada pada waktu Isya dan Subuh, niscaya mereka akan mendatanginya untuk melakukan sholat keduanya walaupun harus dengan cara merangkak.”
(HR. Bukhari & Muslim)
Mari, kita simak lebih cermat dan lanjut lagi kajian Riyadush Shalihin melalui rekaman video di bawah ini, baarakallahu fiikum.