Artikel IslamArtikel PilihanKhutbah Jumat

Fitnah Wanita

Fitnah Wanita
Khutbah Jum’at, 17 Juni 2022
Ustadz Bukhori

Wanita adalah fitnah terbesar, terberat bagi kaum laki-laki. Bahkan fitnah wanita adalah fitnah yang paling berbahaya dari zaman ke zaman, sebagaimana baginda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam mengingatkan dalam sabdanya:

ماتركت بعدي فتنة أضرّ على الرجال من النساء

Tidaklah aku tinggalkan suatu fitnah sepeninggalku lebih berbahaya kepada kaum laki-laki melebihi fitnahnya kaum wanita” (HR. Bukhari)

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam juga bersabda:

إن الدنيا حلوة خضرة وإن الله مستخلفكم فيها فينظر كيف تعملون، فاتقوا الدنيا واتقوا النساء، فإن أول فتنة بني إسرائيل كانت في النساء

Sesungguhnya dunia itu manis nan hijau dan sesungguhnya Allah menguasakan kepada kalian kemudian Allah memperhatikan apa yang kalian kerjakan di dunia ini, berhati-hatilah dengan fitnah dunia, berhati-hatilah dengan fitnah wanita karena sesungguhnya awal bencana Bani Israil itu adalah wanita” (HR. Muslim)

Dalam hadits ini, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam telah mengingatkan bahwasanya dunia itu menipu dengan keindahannya, menipu dengan manisnya fitnah-fitnah yang ada padanya.

Besar dan beratnya fitnah wanita itu juga ditandai dengan disebutkan dalam firman Allah:

زبيّن للناس حب الشهوات من النساء والبنين والقناطير المقنطرة من الذهب والفضة والخيل المسومة والأنعام والحرث ذلك متاع الحياة الدنيا والله عنده حسن المآب

Dijadikan terasa indah dalam pandangan manusia cinta terhadap apa yang diinginkan, berupa perempuan-perempuan, anak-anak, harta benda yang bertumpuk dalam bentuk emas dan perak, kuda pilihan, hewan ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia, dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik” (QS. Ali Imran : 14)

Al Imam Ibnu Katsir rahimahullahu ta’ala mengomentari ayat ini:

فبدأ بالنساء لأن الفتنة بهنّ أشدّ

“Allah ta’ala memulai dengan menyebut wanita karena fitnah yang ditimbulkan oleh wanita itu lebih dahsyat dibandingkan dengan yang lainnya”

Fitnah wanita lebih berat dibanding dengan fitnah harta. Fitnah kendaraan juga lebih berat daripada fitnah jabatan. Betapa banyak manusia yang kuat tidak tergoda dengan fitnah jabatan, tidak tergoda dengan harta yang melimpah, akan tetapi tersungkur tergoda tatkala dihadapkan dengan fitnah wanita. Terlebih lagi Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam telah mengabarkan bahwasanya lelaki itu lemah ketika dihadapkan di hadapan wanita. Sebagaimana sabda beliau shallallahu ‘alaihi wasallam:

 ما رأيت من ناقصات عقل ودين أذهب للبّ الرجل الحازم من إحداكن يا معشر النساء

“Tidaklah aku pernah melihat orang yang kurang akal dan agamanya yang dapat menggoyahkan hati seorang laki-laki yang teguh selain di antara salah satu kalian wahai para wanita” (HR. Bukhari)

Fitnah wanita semakin berbahaya ketika para wanita itu dijadikan oleh para syaitan sebagai jerat untuk menggelincirkan para kaum lelaki, nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

المرأة عورة، فإذا خرجت استشرفها الشيطان

Wanita itu adalah aurat ketika wanita itu keluar maka syaiton akan menghiasinya (memperindah) di mata kaum lelaki” (HR. Tirmizi)

Nabi Muhammad shalllallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda:

إن المرأة تقبل في صورة شيطان، وتدبر في صورة شيطان

Sesungguhnya wanita itu datang dan pergi dalam bentuk syaiton” (HR. Muslim)

Maksudnya yaitu bahwasanya wanita itu senantiasa dihiasi oleh syaitan di hadapan para lelaki. Meskipun sejelek apapun wanita tersebut dalam bentuk fisiknya, syaitan akan selalu menghiasinya di hadapan lelaki tampil dengan seindah mungkin sehingga menimbulkan gejolak syahwat bagi para lelaki.

Syaitan sangat mengetahui di mana kelemahan lelaki, terlebih syaitan telah berjanji untuk menghiasi segala bentuk kemaksiatan, dalam surah Al-Hijr ayat 39 syaiton mengatakan di hadapan Allah ta’ala:

رب بما أغويتني لازيّنن لهم في الأرض ولأغوينهم أجمعين

Wahai tuhanku, sebab Engkau telah menetapkan bahwa aku ini sesat maka pasti akan aku jadikan mereka memandang yang baik perbuatan maksiat yang Ia kerjakan di muka bumi ini dan pasti aku akan menyesatkan mereka semuanya

Itulah fitnah yang besar, fitnah yang paling berbahaya yang menimpa kaum lelaki dari zaman ke zaman.

Kondisi jaman sekarang sangat berbeda dengan kondisi jaman dahulu. Zaman dahulu seseorang itu cukup berdiam diri di rumahnya untuk menghindari fitnah wanita. Adapun zaman sekarang fitnah tersebut dibawa ke dalam rumah kita, karena adanya HP maupun TV yang kita miliki. Kondisi zaman sekarang amatlah berat dibanding zaman dahulu, oleh karena itu tidak ada jalan lain bagi laki-laki terhindar dari fitnah wanita kecuali dengan senantiasa menundukkan pandangannya, Allah ta’ala berfirman:

قل للمؤمنين يغضوا من أبصارهم ويحفظوا فروجهم ذلك أزكى لهم إن الله خبير بما يصنعون

Katakanlah kepada kaum mukminin agar senantiasa menundukkan pandangannya dan menjaga kemaluannya karena itu lebih suci bagi mereka sesungguhnya Allah maha mengetahui apa yang telah mereka kerjakan” (QS. An-Nur : 30)

Perintah menundukkan pandangan pada ayat ini bukan ditujukan kepada orang-orang kafir maupun orang-orang munafik, akan tetapi hanya ditujukan kepada orang-orang beriman, orang-orang yang yakin akan adanya hari pembalasan, bahwasanya gerak-gerik mereka akan dicatat oleh para malaikat, bahwasanya apa yang ada di hati mereka juga akan dicatat.

Oleh karena itu, hendaknya kita berjuang untuk senantiasa bertaqwa kepada Allah, bila kita terlanjur terjerumus ke dalam dosa ini, maka mari kita bersegera untuk bertaubat kepada Allah ta’ala.

Demikian ringkasan khutbah ini kami sampaikan, semoga dapat memberikan manfaat dan barakah bagi yang membacanya.

Print Friendly, PDF & Email

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Back to top button
WeCreativez WhatsApp Support
Ahlan wa Sahlan di Website Resmi Pesantren Al Lu'lu' Wal Marjan Magelang
👋 Ada Yang Bisa Kami Bantu?
Close
Close