Download KajianKajian IslamKajian RutinUstadz Rizal Yuliar

Kewajiban Menjaga Rahasia

Kewajiban Menjaga Rahasia
Ust Rizal Yuliar Putrananda
14 November 2022

Alhamdulillah kita kembali melanjutkan kitab Riyadhush Shaalihiin, Karya Al-Imam Yahya Ibnu Saraf An-Nawawi rahimahullah.

Di awal pertemuan ini pemateri menyampaikan kepada seluruh jama’ah untuk senantiasa bersyukur dan berdzikir kepada Allah ta’ala, beliau membawakan do’a “Yaa Allah jadikan aku banyak berdzikir mengingat Engkau, banyak bersyukur mengingat Engkau”, sebenarnya do’anya panjang namun diantara isi dari do’a tersebut, Rasulullah shalllallahu ‘alaihi wasallam mengajarkan kepada kita untuk mengungkapkan di dalam do’a kita kepada Allah ta’ala adalah do’a yang disebutkan di atas.

Sebelum masuk pada bab tersebut, di awal kebersamaan ini pemateri menyampaikan koreksi pada penjelasan sebelumnya pada saat sesi tanya jawab.

Kita lanjutkan kembali pertemuan kita pada Bab ke 85 yang diberi judul oleh penulis yaitu bab “Menjaga Rahasia”. Dalam “kitabul adab” yang sudah kita awali kemarin pada pembahasan “Malu”, maka kemudian penulis menyambung pada Bab “Menjaga Rahasia”. Di antara tuntunan adab dan akhlak yang islam tanamkan kepada kita adalah menjaga rahasia apapun bentuk rahasianya, mulai dari rahasia yang seseorang titipkan atau sampaikan kepada orang yang dipercaya untuk pegang rahasia tersebut, sampai sesuatu yang mestinya tersembunyi yaitu terkait rahasia suami dan istri.

Maka pada Bab ke 85 ini pemateri mengajak kita untuk beretika bagaimanakah semestinya seorang hamba menjaga amanah berupa rahasia yang semestinya tidak dikonsumsi oleh publik.

Di awal bab ini pemateri membawakan firman Allah ta’ala:

وَاَوْفُوْا بِالْعَهْدِۖ اِنَّ الْعَهْدَ كَانَ مَسْـُٔوْلًا

Dan tunaikanlah janji, sesungguhnya janji itu akan dipertanggung jawabkan
(QS. Al-Isra’ 34)

Ini menarik karena judul bab nya adalah menjaga rahasia tapi ayat yang dibawakan di awal bab ini adalah janji. Hal ini menunjukkan bahwa ketika seseorang itu mendapatkan sebuah rahasia, suka atau tidak, sebetulnya orang tersebut tertuntut untuk berjanji tidak menyebar luaskannya kepada orang lain.

Mari, kita simak lebih cermat dan lanjut lagi melalui rekaman di bawah ini, baarakallahu fiikum.

Print Friendly, PDF & Email

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Back to top button
WeCreativez WhatsApp Support
Ahlan wa Sahlan di Website Resmi Pesantren Al Lu'lu' Wal Marjan Magelang
👋 Ada Yang Bisa Kami Bantu?
Close
Close