
Menghibur yang Sakit dan Keluarganya
Menghibur yang Sakit dan Keluarganya
Ust Rizal Yuliar Putrananda
20 Mei 2024
Kita melanjutkan pembahasan kitab Riyadush Shalihin karya Al-Imam Yahya bin Syarof An-Nawawi rahimahullah .
Selanjutnya Al-Imam An-Nawawi rahimahullahu melanjutkan pada bab ke 146 bab “dianjurkannya bertanya kepada keluarga yang sakit tentang kondisi yang sakit tersebut”.
Dari Abdullah ibn Abbas radhiyallahu ‘anhuma bertutur mengisahkan:
أنَّ عَلِيَّ بنَ أبِي طَالِبٍ رَضِيَ اللَّهُ عنْه خَرَجَ مِن عِندِ رَسولِ اللَّهِ صلَّى اللهُ عليه وسلَّمَ في وجَعِهِ الذي تُوُفِّيَ فِيهِ، فَقَالَ النَّاسُ: يا أبَا حَسَنٍ، كيفَ أصْبَحَ رَسولُ اللَّهِ صلَّى اللهُ عليه وسلَّمَ؟ فَقَالَ: أصْبَحَ بحَمْدِ اللَّهِ بَارِئًا
“Ali ibn Abi Thalib radhiyallahu anhu diketahui oleh para sahabatnya keluar dari rumah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam di hari-hari sakitnya nabi (menjenguk nabi), maka para sahabat yang lain bertanya kepada Ali ibn Abi Thalib radhiyallahu anhu, wahai ayahnya Hasan bagaimana kondisi Rasul sallallahu ‘alaihi wasallam? Maka beliau menjawab “dengan memuji Allah, beliau sudah siuman (mendingan)”
(HR. Bukhari)
Mari, kita simak lebih cermat dan lanjut lagi melalui rekaman video di bawah ini, baarakallahu fiikum.