
Optimis & Mendo’akan Kebaikan untuk Mayat
Optimis & Mendo’akan Kebaikan untuk Mayat
Ust Rizal Yuliar Putrananda
03 Juni 2024
Kita melanjutkan pembahasan kitab Riyadush Shalihin karya Al-Imam Yahya bin Syarof An-Nawawi rahimahullah .
Kita telah sampai pada bab 151 yaitu bab “Apa yang sejatinya dibaca setelah mayyit meninggal dunia”. Berikut beberapa hadits yang disebutkan oleh Imam Nawawi rahimahullahu. Dari Ummu Salamah radhiyallahu ‘anha beliau berkata:
دخل رسول الله صلى الله عليه وسلم على أبي سلمة وقد شق بصره، فأغمضه، ثم قال: ( إن الروح إذا قبض، تبعه البصر ) فضج ناس من أهله، فقال: ( لا تدعوا على أنفسكم إلا بخير، فإن الملائكة يأمنون على ما تقولون ) ثم قال: ( اللهم اغفر لأبي سلمة، وارفع درجته في المهديين، واخلفه في عقبه في الغابرين، واغفر لنا وله يا رب العالمين، وافسح له في قبره، ونور له فيه )
“Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam datang di hari wafat Abu Salamah sementara matanya masih terbuka, maka Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam menutup kedua mata Abu Salamah, kemudian beliau bersabda “ketika nyawa itu dicabut maka mata mengikuti, jangan do’akan keburukan atas diri kalian sendiri kecuali do’a kebaikan sesungguhnya para malaikat itu mengaminkan apa yang kalian ucapkan”
Selanjutnya Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, beliau berdo’a:
“Yaa Allah, ampuni untuk Abu Salamah dan angkat derajatnya di tengah hamba-hamba-Mu yang mendapatkan hidayah, gantilah peda keluarganya dengan yang lebih baik, ampuni bagi kami dan juga baginya wahai Allah rabbul ‘alamin, dan lapangkan baginya dikuburnya, dan berikan padanya pelita di dalam kuburnya nanti”
HR Muslim
Inilah yang dituntunkan Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam , mendo’akan si mayyit sekaligus mendo’akan keluarga.
Mari, kita simak lebih cermat dan lanjut lagi melalui rekaman video di bawah ini, baarakallahu fiikum.
Link Rekaman Pertama
Link Rekaman Kedua