
Penyakit Di Dalam Hati
Penyakit Di Dalam Hati
Ustadz Abu ‘Umar
Selasa, 13 Februari 2024
Kita akan melanjutkan kajian kitab “Ta’dzhiimu Ash Shalaah” (Mengagungkan Sholat) buah karya Syekh Abdur Rozzaq ibn Abdil Muhsin Al-Badr hafidhohullahu ta’ala.
Pemateri sebelum memulai kajian memberikan pesan agar “jangan sampai kita menjadi orang-orang yang mempelajari kitab hanya untuk membaca dan mengerti saja kemudian ditinggalkan”. Hari ini setelah kita mengingatkan kepada semuanya setiap mutiara yang telah kita lewati dari kitab Ta’dzhiimu Ash Shalaah , kita memasuki pada pertemuan yang terakhir dalam kitab ini yaitu “Penyakit di dalam Hati”.
Sesungguhnya sebaik-baik tempat dan yang paling Allah cintai adalah masjid. Di masjid lah, tempat berkumpulnya kebaikan, tempat kembalinya iman dan tempat berkumpulnya ketaatan. Disana tempat berkumpulnya orang-orang yang beriman dan orang-orang yang bertaqwa untuk melaksanakan shalat berjama’ah, berdzikir, mempelajari agama Allah. Di masjid Allah hati dan jiwa menjadi tenang. Sungguh, masjid dapat memberikan manfaat dan ketenangan hati bagi orang-orang yang beriman dan bertakwa. Namun sangat disayangkan, pada zaman ini banyak ditemukan di masjid-masjid suara musik yang dapat mengganggu ketenangan hati dan keagungan rumah Allah. Allah ta’ala berfirman;
ذٰلِكَ وَمَنْ يُّعَظِّمْ شَعَاۤىِٕرَ اللّٰهِ فَاِنَّهَا مِنْ تَقْوَى الْقُلُوْبِ
“Demikianlah (perintah Allah). Dan barangsiapa mengagungkan syiar-syiar Allah, maka sesungguhnya hal itu timbul dari ketakwaan hati”
(QS. Al Hajj 36)
Mari sama-sama kita menyaksikan bersama kajian kitab “Ta’dzhiimu Ash Shalaah” karangan Syekh Abdur Rozzaq ibn Abdil Muhsin Al-Badr hafidhohullahu ta’ala dengan menonton rekaman yang ada di bawah ini, baarakallahu fiikum.