Download KajianKajian RutinUstadz Rizal Yuliar

Penyimpangan Nilai-Nilai Keimanan Kepada Takdir

Penyimpangan Nilai-Nilai Keimanan Kepada Takdir
Ust Rizal Yuliar Putrananda
03 Agustus 2022

Segala puji tidak henti-hentinya kita panjatkan kepada Allah ta’ala atas nikmat yang dilimpahkan-Nya kepada kita.

Pemateri di awal pertemuan menyampaikan sebuah nasihat bahwa yang perlu senantiasa kita ingat adalah hidup kita ini adalah nilai-nilai ibadah. Setiap waktu yang kita lewati di kehidupan ini akan diminta pertanggung jawabannya di hadapan Allah ta’ala. Maka jadikanlah setiap ibadah tersebut bernilai ikhlas karena Allah ta’ala sesuai dengan tuntunan Rasul-Nya shallallahu ‘alaihi wasallam.

Dan pada kebersamaan petang hari ini untuk melanjutkan kajian kita kembali dalam kajian kitab Lum’ah al ‘Itiqaad Al Hadi Ila Sabili Rosyad Karya Al Imam Ibnu Qudama al Maqdisi rahimahullah. Pada pertemuan yang lalu, kita telah membahas tentang ketetapan takdir Allah ta’ala yang meliputi iman kita, bahwa Allah mengetahui segala sesuatu, menuliskannya di Lauhul Mahfudz, Allah menghendaki segala sesuatu yang terjadi adapun yang tidak dikehendaki tidak akan terjadi, Allah mewujudkan, menciptakan dan merealisasikan apa yang dikehendaki-Nya dan 4 hal ini disebut oleh para ulama dengan “Maratibul Qadr” (4 tingkatan beriman kepada takdir).

Kemudian setelah itu dilanjutkan penjelasan ilmiah, bahwa beriman kepada takdir dengan 4 ruang lingkup tersebut di atas, tidak membenarkan alasan seseorang untuk berbuat maksiat. Pemateri menggambarkan secara ringkas tentang apa yang akan dibahas pada pertemuan kali ini.

Beriman kepada takdir adalah salah satu dari rukun iman yang 6. Sudah dijelaskan bahwa Allah ta’ala menetapkan semua takdir, mengetahui, mencatat, menghendaki dan mewujudkan sebagai sebuah kenyataan, namun manusia memiliki kehendak, keinginan dan kemampuan juga pilihan, kemampuan dan keinginan manusia juga ditetapkan oleh Allah ta’ala.

Mari kita lanjutkan kembali kajian kitab Lum’ah al ‘Itiqaad Al Hadi Ila Sabili Rosyad Karya Al Imam Ibnu Qudama al Maqdisi rahimahullah dengan menonton rekaman yang ada di bawah ini, baarakallahu fiikum.

Print Friendly, PDF & Email

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Back to top button
WeCreativez WhatsApp Support
Ahlan wa Sahlan di Website Resmi Pesantren Al Lu'lu' Wal Marjan Magelang
👋 Ada Yang Bisa Kami Bantu?
Close
Close