
Sebab Berkurangnya Iman Faktor Internal Bag. 4 – Hawa Nafsu
Sebab Berkurangnya Iman Faktor Internal Bag. 4 (Hawa Nafsu)
Ustadz Fathurrahman
Selasa, 13 Mei 2025
Alhamdulillah Pesantren Al-Lu’Lu’ Wal Marjan kembali menghadirkan kajian kitab setiap malam Rabu. Kajian kitab kali ini berjudul “Tajdidul Iman” (Memperbaharui Keimanan) buah karya Syekh Abdur Rozzaq ibn Abdil Muhsin Al-Badr hafidhohullahu ta’ala.
Pada malam hari ini tema berikutnya yang merupakan penyebab berkurangnya keimanan seseorang adalah “Hawa Nafsu”, apa yang dimaksud Hawa Nafsu? Hakekat nafsu adalah ruh yang ada di dalam diri kita masing-masing, dan nafsu itu selalu cenderung kepada kemaksiatan-kemaksiatan. Allah ta’ala berfirman:
وَيَسْـَٔلُوْنَكَ عَنِ الرُّوْحِۗ قُلِ الرُّوْحُ مِنْ اَمْرِ رَبِّيْ وَمَآ اُوْتِيْتُمْ مِّنَ الْعِلْمِ اِلَّا قَلِيْلًا
“Dan mereka bertanya kepadamu (Muhammad) tentang ruh. Katakanlah, “Ruh itu termasuk urusan Tuhanku, sedangkan kamu diberi pengetahuan hanya sedikit”
(QS. Al Isra’ 85)
Ruh ini menghasilkan kehidupan bagi manusia, namun apabila ruh tersebut keluar dari jasad seseorang, maka akan matilah jasad tersebut. Allah ta’ala yang telah menciptakan ruh tersebut dan ruh sifatnya cenderung kepada hal-hal yang bersifat hawa nafsu. Allah ta’ala berfirman:
زُيِّنَ لِلنَّاسِ حُبُّ الشَّهَوٰتِ مِنَ النِّسَاۤءِ وَالْبَنِيْنَ وَالْقَنَاطِيْرِ الْمُقَنْطَرَةِ مِنَ الذَّهَبِ وَالْفِضَّةِ وَالْخَيْلِ الْمُسَوَّمَةِ وَالْاَنْعَامِ وَالْحَرْثِ ۗ ذٰلِكَ مَتَاعُ الْحَيٰوةِ الدُّنْيَا ۗوَاللّٰهُ عِنْدَهٗ حُسْنُ الْمَاٰبِ
“Dijadikan terasa indah dalam pandangan manusia cinta terhadap apa yang diinginkan, berupa perempuan-perempuan, anak-anak, harta benda yang bertumpuk dalam bentuk emas dan perak, kuda pilihan, hewan ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia, dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik”
(QS. Ali Imran 14)
Mari sama-sama kita menyaksikan bersama kajian kitab “Tajdidul Iman” (Memperbaharui Keimanan) karya Syekh Abdur Rozzaq ibn Abdil Muhsin Al-Badr hafidhohullahu ta’ala. Dengan menonton rekaman yang ada di bawah ini, baarakallahu fiikum.