
Hakikat Keutamaan yang Diperoleh Seorang Guru
Hakikat Keutamaan yang Diperoleh Seorang Guru
Ustadz Ammar
Kamis, 22 Mei 2025
Alhamdulillah Pesantren Al-Lu’Lu’ Wal Marjan kembali menghadirkan kajian kitab setiap malam Jum’at. Kajian kitab kali ini berjudul “Syarhu Adab Al Mu’alliminn wa Al Muta’allimiin” (Adab serta Etika Seorang Pengajar dan Pembelajar) sebuah risalah yang ditulis oleh Syekh Abdurahman bin Nasir As Si’di yang kemudian risalah tersebut disyarah Syaikh Dr. ‘Abdus Salam bin Muhammad Asy Syuwai’ir hafidhohullahu ta’ala.
Melanjutkan pertemuan kita, berkata Syekh Abdurahman bin Nasir As Si’di rahimahullah:
“Bahwa seorang guru akan dibalas dengan pahala yang begitu banyak atas apa yang ia ajarkan kepada penuntut ilmu, baik penuntut ilmu tersebut paham atau tidak, mengambil manfaat atau tidak, mengamalkan ilmunya atau tidak, mendakwahkan ilmunya atau tidak ”
Dari poin ini bisa kita ambil faedah yaitu tugas inti di dalam berdakwah adalah Tabligh “menyampaikan”, dan bahwa Hidayah hanya milik Allah. Allah ta’ala berfirman:
إِنَّكَ لَا تَهْدِي مَنْ أَحْبَبْتَ وَلَٰكِنَّ اللَّهَ يَهْدِي مَن يَشَاءُ ۚ وَهُوَ أَعْلَمُ بِالْمُهْتَدِينَ
“Sesungguhnya engkau (Muhammad) tidak akan dapat memberi hidayah (petunjuk) kepada orang yang kamu kasihi, tetapi Allah memberi hidayah kepada orang yang Dia kehendaki, dan Allah lebih mengetahui orang-orang yang mau menerima petunjuk”
(QS. Al Qashash 56)
Mari sama-sama kita menyaksikan bersama kajian kitab “Syarhu Adab Al Mu’alliminn wa Al Muta’allimiin” (Adab serta Etika Seorang Mu’allim dan Murid). Dengan menonton rekaman yang ada di bawah ini, baarakallahu fiikum