Download KajianKajian IslamKajian Rutin

Senantiasa Taubat & Istighfar

Senantiasa Taubat & Istighfar
Ust Dhiya’ul Abrar
Selasa, 27 September 2022

Pembahasn kita adalah pembahasan kitab yang berjudul “Asyrun Mujibatun Lin NajahSepuluh Faktor (Penyebab) Keselamatan, keselamatan di dunia dan akhirat dan kesuksesan terbesar itu di akhirat.

Kita akan melanjutkan pembahasan kitab Asyrun Mujibatun Lin Najah dan kita telah masuk kepada kunci kesuksesan yang ke-7. Penulis mengatakan sebab yang ke-7 adalah “senantiasa bertaubat dan beristighfar”.

Apa perbedaanya? Taubat harus terpenuhi syarat-syaratnya, yaitu (Berkaitan dengan sesuatu yang telah berlalu, yang kedua berkaitan dengan apa yang sedang berlangsung dan yang ketiga adalah berkaitan dengan apa yang akan datang).

  1. Menyesali dengan hatinya atas dosa (perbuatan) yang telah berlalu.
  2. Berlepas diri dari dosa tersebut dengan anggota badannya, dia meninggalkan dosa tersebut.
  3. Memiliki tekad kuat untuk tidak kembali kepada dosa tersebut.

Adapun istighfar bisa menjadi dua kemungkinan, yang pertama istighfar menjadi taubat namun bisa juga menjadi formalitas ucapan tanpa ada tekad kuat maupun aplikasi nyata dari anggota badan dan hatinya.

Mari sama-sama kita menyaksikan bersama kajian kitab “Asyrun Muujibaatin Lin NajaatiSepuluh Faktor (Penyebab) Keselamatan yang dikarang oleh oleh beliau Syaikh Abdur Razzaq Ibn Abdil Muhsin Al Abbad Al Badr hafidzahullahu ta’ala dengan menonton rekaman yang ada di bawah ini, baarakallahu fiikum.

Print Friendly, PDF & Email

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Back to top button
WeCreativez WhatsApp Support
Ahlan wa Sahlan di Website Resmi Pesantren Al Lu'lu' Wal Marjan Magelang
👋 Ada Yang Bisa Kami Bantu?
Close
Close