
Bacaan-Bacaan I’tidal, Sujud Serta Duduk Di Antara 2 Sujud
Bacaan-Bacaan I’tidal, Sujud Serta Duduk Di Antara 2 Sujud
Ustadz Abu ‘Umar
Selasa, 7 Oktober 2025
Alhamdulillah kita akan melanjutkan kajian kita dalam kitab yang berjudul “Syarh Ad’Iyah As Shalaah Wa Adzkarihaa” (Penjelasan do’a-do’a dan Dzikir dalam Shalat) buah karya Syekh Husein Ibn Audah Al Awaisyah hafidhohullahu ta’ala.
Melanjutkan pertemuan-pertemuan sebelumnya membahas tentang hal yang membuat jiwa seorang muslim menjadi tenang yaitu sholat. Sholat yang kita laksanakan setidaknya 17 rakaat dalam sehari sehingga imannya senantiasa diperbaharui.
Pertemuan kali ini kita melanjutkan pembahasan dzikir-dzikir I’tidak setelah ruku’. Apa yang disebut I’tidal? I’tidal adalah kondisi lurus setelah condong, lurusnya sesuatu setelah dia bengkok.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
إِذَا قَالَ الإِمَامُ سَمِعَ اللَّهُ لِمَنْ حَمِدَهُ . فَقُولُوا رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ . فَإِنَّهُ مَنْ وَافَقَ قَوْلُهُ قَوْلَ الْمَلاَئِكَةِ غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ
“Jika imam mengucapkan sami’allahu liman hamidah, maka hendaklah kalian mengucapkan ‘robbana wa lakal hamdu’. Karena siapa saja yang ucapannya tadi berbarengan dengan ucapan malaikat, maka dosanya yang telah lalu akan dihapus”
(HR. Bukhari no. 796 dan Muslim no. 409)
Mari sama-sama kita menyaksikan bersama kajian kitab “Syarh Ad’Iyah As Shalaah Wa Adzkarihaa” (Penjelasan do’a-do’a dan Dzikir dalam Shalat buah karya Syekh Husein Ibn Audah Al Awaisyah hafidhohullahu ta’ala.. Dengan menonton rekaman yang ada di bawah ini, baarakallahu fiikum.