
Berlindung Kepada Allah Di Mana Pun Berada
Berlindung Kepada Allah Di Mana Pun Berada
Ust Rizal Yuliar Putrananda
21 Oktober 2024
Kita melanjutkan pembahasan kitab Riyadush Shalihin karya Al-Imam Yahya bin Syarof An-Nawawi rahimahullah .
Masih dalam Kitabu Adabi Safar, setelah alhamdulillah kita selesaikan bersama kitab al janaiz, maka disambung dengan Kitabu Adabi Safar dan kita telah sampai pada bab ke 172 “Bab pembahasan tentang anjuran untuk berdo’a di dalam safar”. Dari Abu Hurairah radiyallahu ‘anhu, beliau berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
“ada 3 do’a yang pasti mustajab tidak diragukan padanya yaitu do’a orang yang teraniaya, do’a seorang yang sedang safar dan do’a keburukan orangtua untuk anaknya”
(HR. Abu Dawud & Tirmizi)
Banyak pembahasan ayat dan hadist tentang do’a. Do’a merupakan ibadah yang sangat agung, bahkan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
لَيْسَ شَىْءٌ أَكْرَمَ عَلَى اللَّهِ تَعَالَى مِنَ الدُّعَاءِ
“Tidak ada sesuatu yang lebih mulia dihadapan Allah ta’ala dibandingkan do’a”
(HR. Tirmizi)
Selanjutnya kita memasuki bab selanjutnya yaitu Bab “apa yang seorang musafir panjatkan kepada Allah dalam do’anya bila ia mengkhawatirkan ancaman dari sebahagian orang atau ancaman sesuatu”. Maka ada hadits yang berkaitan dengan hal ini, dari Abu Musa Al Asy ‘ari radhiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam apabila mengkhawatirkan suatu kaum akan memberikan dampak-dampak yang buruk maka beliau berdo’a:
اللَّهُمَّ إِنَّا نَجْعَلُكَ فِي نُحُورِهِمْ وَنَعُوذُ بِكَ مِنْ شُرُورِهِمْ
“Ya Allah, sesungguhnya Kami menjadikan-Mu di leher-leher mereka (yaitu menghadapi mereka) dan Kami berlindung kepada-Mu dari kejahatan mereka”
(HR. Abu Dawud)
Mari, kita simak lebih cermat dan lanjut lagi melalui rekaman video di bawah ini, baarakallahu fiikum.