Menolong Teman di Perjalanan - pesantrenluluwalmarjan.org
Download KajianKajian IslamKajian Rutin

Menolong Teman di Perjalanan

Menolong Teman di Perjalanan
Ust Rizal Yuliar Putrananda
14 Oktober 2024

Kita melanjutkan pembahasan kitab Riyadush Shalihin karya Al-Imam Yahya bin Syarof An-Nawawi rahimahullah. Pada kesempatan ini kita akan masuk pada bab 169 “memberikan bantuan kepada teman di dalam perjalanan”. Pertolongan muslim kepada muslim yang lain dengan tulus itu mencerminkan perhatian muslim tersebut kepada saudaranya sesama muslim dan kasih sayangnya, dan itulah tuntunan Islam.

Ada beberapa hadist yang terdapat pada bab ini di antaranya:

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

المُسْلِمُ أَخُو المُسْلِمِ، لاَ يَظْلِمُهُ، وَلاَ يَخذُلُهُ

Seorang muslim adalah saudara bagi muslim, maka muslim tidak mendzolimi muslim lain tidak pula menyerahkan jaminan keselamatan kepada yang tidak bisa memberikan keselamatan” (HR. Muslim)

مَنْ نَـفَّسَ عَنْ مُؤْمِنٍ كُـرْبَةً مِنْ كُرَبِ الدُّنْيَا ، نَـفَّسَ اللهُ عَنْهُ كُـرْبَةً مِنْ كُـرَبِ يَوْمِ الْقِيَامَةِ

Siapa yang membebaskan seorang muslim satu kesulitan yang menghimpitnya niscaya Allah ta’ala akan membebaskan darinya satu di antara sekian banyak kesulitan yang menghimpitnya kelak di hari kiamat” (HR. Muslim)

اللهُ فىِ عَوْنِ اْلعَبْدِ مَا كَانَ اْلعَبْدُ فىِ عَوْنِ أَخِيْهِ

Allah ta’ala menolong seorang hamba manakala dia menolong saudaranya” (HR. Muslim)

Dari Abu Dzar radhiyallahu ta’ala ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

يُصْبِحُ عَلَى كُلِّ سُلاَمَى مِنْ أَحَدِكُمْ صَدَقَةٌ فَكُلُّ تَسْبِيحَةٍ صَدَقَةٌ وَكُلُّ تَحْمِيدَةٍ صَدَقَةٌ وَكُلُّ تَهْلِيلَةٍ صَدَقَةٌ وَكُلُّ تَكْبِيرَةٍ صَدَقَةٌ وَأَمْرٌ بِالْمَعْرُوفِ صَدَقَةٌ وَنَهْىٌ عَنِ الْمُنْكَرِ صَدَقَةٌ وَيُجْزِئُ مِنْ ذَلِكَ رَكْعَتَانِ يَرْكَعُهُمَا مِنَ الضُّحَى

Setiap pagi masing-masing dari persendian anak cucu Adam salah seorang di antara kalian memiliki kewajiban untuk disedekahkan (bertasbih, bertakbir, bertahmid, bertahlil, amar ma’ruf nahi munkar), semua itu bisa tercukupi dengan sholat dua rakaat di waktu Dhuha” (HR. Muslim)

Mari, kita simak lebih cermat dan lanjut lagi melalui rekaman video di bawah ini, baarakallahu fiikum.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Back to top button
WeCreativez WhatsApp Support
Ahlan wa Sahlan di Website Resmi Pesantren Al Lu'lu' Wal Marjan Magelang
👋 Ada Yang Bisa Kami Bantu?
Close
Close