
Menyikapi Para Penyimpang Agama
Menyikapi Para Penyimpang Agama
Ust Rizal Yuliar Putrananda
29 Mei 2024
Alhamdulillah, kita kembali melanjutkan pertemuan kita dalam pembahasan kitab Lum’ah al ‘Itiqaad Al Hadi Ila Sabili Rosyad Karya Al Imam Ibnu Qudama al Maqdisi rahimahullah.
Pada pertemuan sebelumnya kita terhenti pada paragraf ke 92 yang dalam syarahnya penulis memberikan sub tema tentang “Bagaimana menyikapi siapa saja yang menyimpang dari tuntunan ilmu agama”.
Penulis berkata “dan di antara tuntunan prinsip beragama adalah meninggalkan para ahli bid’ah, para penyimpang dan menjauhi mereka dan meninggalkan berdebat, bertikai dalam urusan agama dan di antara tuntunan beragama yang benar adalah tidak melihat, tidak menelaah buku-buku orang-orang yang menyimpang dan juga tidak mendengarkan perkataan mereka, dan semua hal baru dalam tuntunan agama disebut sebagai bid’ah”
Di antara ketetapan yang terjadi di dunia ini ada kebenaran dan ada kebathilan sejak Allah ta’ala menciptakan makhluk-makhluknya. Maka diketahuilah ada ketaatan ada kelalaian, ada kepatuhan ada juga kedurhakaan, ada kebenaran ada juga kebathilan.
Mari kita lanjutkan kembali kajian kitab Lum’ah al ‘Itiqaad Al Hadi Ila Sabili Rosyad Karya Al Imam Ibnu Qudama al Maqdisi rahimahullah dengan menonton rekaman yang ada di bawah ini, baarakallahu fiikum.