Artikel PilihanBerita PesantrenInformasiKegiatan PesantrenKegiatan SantriUstadz Fathurrahman

Ringkasan Nasihat Saat Thabur Shabah, Senin 15 Juli 2019

Ringkasan Nasihat Thabur Shabah/Apel Pagi
Senin, 15 Juli 2019 M/12 Dzulqa’dah 1440 H

Oleh : Ustadz Fathurrahman

Di awal pembukaan apel pagi ini, ustadz Fathurrahman menukilkan sebuah hadits akan keutamaan hari senin dan kamis. Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

 :؛عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ الله عَنْهُ، عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ

تفتَحُ أَبْوَابُ الْجَنَّةِ كُلَّ يَوْمِ اثْنَيْنِ وَخَمِيسٍ، فَيُغْفَرُ فِي ذَلِكَ الْيَوْمَيْنِ لِكُلِّ عَبْدٍ لَا يُشْرِكُ بِاللَّهِ شَيْئًا، إِلَّا مَنْ بَيْنَهُ وَبَيْنَ أَخِيهِ شَحْنَاءُ”، فَيُقَالُ : أَنْظِرُوا هَذَيْنِ حَتَّى يَصْطَلِحَا “. رواه أبو داود

Dari Abi Hurairah radhiyallahu ‘anhu, dari Nabi Muhammad shallallahu’ alaihi wa sallam bersabda :

“Pintu-pintu surga akan dibuka setiap hari senin dan kamis maka allah ta’ala akan mengampuni hamba-hambanya yang tidak menyekutukan Allah ta’ala (syirik) sedikit pun kecuali orang-orang yang ada pada saudaranya permusuhan dengannya sampai dia memperdamaikan dirinya. (HR. Abu Dawud. No. 4916)

Beranjak dari hadits tersebut beliau mengajak segenap anak-anak :

  1. Untuk terus meningkatkan tauhid kepada Allah ta’ala dengan terus berharap hanya kepadanya. Meminta semuanya kepada Allah ta’ala semata, dimudahkan dalam belajar, dimudahkan dalam menghafal alquran, semuanya harus meminta kepada Allah ta’ala.
  2. Pentingnya persaudaraan, tidak ada permusuhan dan rasa benci di antara sesama santri di Pesantren, kakak kelas dengan adik kelas, adik kelas dengan kakak kelas, semuanya disini tidak ada permusuhan dan rasa benci. Selama masih ada benci dan permusuhan di antara kalian, maka ampunan Allah tidak ada meskipun telah memurnikan tauhid kepada Allah ta’ala semata..

Setelah itu, beliau melanjutkan akan pentingnya akhlak mulia berupa memberikan makan orang lain dan mengucapkan salam kepada orang yg dikenal atau yang tidak dikenal..

Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda :

عَن عبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرٍو رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا أَنَّ رَجُلًا سَأَلَ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : أَيُّ الْإِسْلَامِ خَيْرٌ ؟ قَالَ : ” تُطْعِمُ الطَّعَامَ، وَتَقْرَأُ السَّلَامَ عَلَى مَنْ عَرَفْتَ وَمَنْ لَمْ تَعْرِفْ “. ( رَواه اليخاري ٦٢٣٦)

Dari ‘Abdullah bin ‘Amr radhiyallahu ‘anhu bahwasanya ada seseorang yang bertanya pada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam

“Amalan islam apa yang paling baik?” Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam lantas menjawab, “Memberi makan (kepada orang yang butuh) dan mengucapkan salam kepada orang yang engkau kenali dan kepada orang yang tidak engkau kenali.” (HR. Bukhari no. 6236)

Maka dalam kesempatan apel pagi ini, beliau mengajak :

  1. Agar tidak melupakan teman sekamar saat mendapatkan kiriman makanan dari orang tua di rumah. Salinglah berbagi kepada sesama teman sekamar.
  2. Senantiasa mengucapkan salam kepada sesama, adik kelas ke kakak kelas. Kakak kelas ke adik kelas, bahkan kepada tamu yang berkunjung ke pesantren, jangan lupa untuk diberikan salam.

Demikian ringkasan ini kami tulis, semoga bermanfaat.

Jazaakumullahu khairan wa Baarakallahu fiikum

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button
Close