
Dua Energi Positif Di Balik Ibadah Sholat
Dua Energi Positif Di Balik Ibadah Sholat
Ust. Ichsanuddin
Selasa, 23 Januari 2024
Kita akan melanjutkan kajian kitab “Ta’dzhiimu Ash Shalaah” (Mengagungkan Sholat) buah karya Syekh Abdur Rozzaq ibn Abdil Muhsin Al-Badr hafidhohullahu ta’ala.
Di dalam sholat ada kekuatan, ada perisai, maka sangat disayangkan jikalau kita silau dengan pahlawan-pahlawan yang hakikatnya dari dongeng yang tidak nyata. Sedangkan dengan perisai dan kekuatan yang Allah ta’ala kabarkan dalam Al-Qur’an terkadang kita lalai. Mari kita pelajari apa yang dimaksud di dalam sholat ada kekuatan, di dalam sholat ada perisai.
Sholat adalah cahaya untuk kaum mukminin. Sholat adalah penerang hati dan sholat adalah media hubungan antara hamba dan Allah ta’ala, jika sholat seorang hamba sempurna (rukunnya, wajibnya, sunnahnya). Dari Abu Hurairah radiyallahu anha bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
أَقْرَبُ مَا يَكُونُ العَبْدُ مِنْ رَبِّهِ وَهُوَ سَاجِدٌ، فَأَكْثِرُوا الدُّعَاءَ
“Keadaan seorang hamba yang paling dekat dari Rabbnya adalah ketika dia sujud, maka perbanyaklah doa”
(HR. Muslim)
Mari sama-sama kita menyaksikan bersama kajian kitab “Ta’dzhiimu Ash Shalaah” karangan Syekh Abdur Rozzaq ibn Abdil Muhsin Al-Badr hafidhohullahu ta’ala dengan menonton rekaman yang ada di bawah ini, baarakallahu fiikum.