Artikel IslamArtikel PilihanKhutbah Jumat

Lakukanlah Selalu Yang Terbaik, Itulah “Ihsan”

Lakukanlah Selalu Yang Terbaik, Itulah “Ihsan”
Jum’at, 03 Mei 2024
Ustadz Abu Zulfa

Sebagaimana yang kita ketahui bersama bahwasanya agama islam terdiri dari 3 tingkatan, yang dinamakan oleh para ulama dengan “tingkatan-tingkatan agama islam”. Yang pertama, tingkatan paling rendah, adalah Al-Islam, yaitu seorang beramal yang aplikasinya terwujud dalam anggota badannya. Tingkatan selanjutnya di atas islam adalah Al-Iman yang mana keyakinan dan keimanan menancap dalam sanubari manusia yang melahirkan amalan yang lebih maksimal daripada tingkatan islam yang berada di bawahnya. Tingkatan yang ketiga adalah Al-Ihsan yang terbagi menjadi dua pengertian.

Ihsan yang pertama adalah Al-Ihsan kepada sang pencipta yaitu sebagaimana yang digambarkan oleh Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam, ketika nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam ditanya oleh malaikat Jibril:

فَأَخْبِرْنِيْ عَنِ الإِحْسَانِ قَالَ : أَنْ تَعْبُدَ اللهَ كَأَنَّكَ تَرَاهُ فَإِنْ لَمْ تَكُنْ تَرَاهُ فَإِنَّهُ يَرَاكَ

“Kabarkanlah kepadaku tentang Ihsan, Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam menuturkan, engkau beribadah kepada Allah ta’ala seakan-akan engkau melihat Allah ta’ala dengan mata hatimu, apabila engkau tidak bisa melihat Allah ta’ala dengan mata hatimu maka engkau meyakini dengan sepenuh hati bahwasanya Allah ta’ala melihat dan senantiasa mengawasimu dalam setiap aktifitasmu” (HR. Muslim)

Ihsan yang kedua adalah ihsan kepada sesama makhluk yang diadopsi pengertiannya oleh para ulama terdiri dari 3 ungkapan, sebagaimana yang dinukilkan dari Al-Imam Al-Hasan Al-Basri rahimahullah, yaitu : menahan gangguan yang bisa menyakiti dan melukai perasaan orang lain baik dari sisi ucapan, perbuatan, maupun ia menjaga kesucian hatinya dari saudaranya; kemudian ia senantiasa mengulurkan tangannya (memberikan bantuan) kepada sesama, berbuat baik kepada hamba-hamba Allah ta’ala; kemudian ia senantiasa menjumpai manusia dengan wajah yang ceria.

Sesungguhnya Allah ta’ala mewajibkan Ihsan kepada hamba-hamba-Nya, dalam sebuah hadits Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

إِنَّ اللَّهَ كَتَبَ الإِحْسَانَ عَلَى كُلِّ شَىْءٍ

Sesungguhnya Allah memerintahkan berbuat baik terhadap segala sesuatu” (HR. Muslim)

Dan Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam yang menjadi suri tauladan kita mengajarkan, seseorang ketika melakukan sebuah amalan, hendaknya ia memperbagus amalannya, dengan penuh suka cita dengan rasa profesional sesuai dengan kapasitas masing-masing. Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam memberikan kabar gembira akan ganjaran yang akan diperoleh bagi orang-orang yang mengerjakan sesuatu dan ia membaguskan pekerjaannya tersebut. Dari Aisyah radhiyallahu anha, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda;

Sesungguhnya Allah ta’ala mencintai apabila salah seorang diantara kalian mengerjakan suatu amalan kemudian dia membaguskan amalan tersebut”.

Bayangkan apabila setiap elemen masyarakat/lembaga memahami dengan baik hadits yang indah ini, apabila seseorang bekerja, belajar atau mengerjakan sesuatu kemudian dia mengerjakan dengan sebaik-baiknya. Adapun pahala (ganjaran) yang akan didapatkan oleh orang-orang yang senantiasa memperbaiki amalannya dan senantiasa berusaha semaksimal mungkin memperbagus amalannya tidak diragukan lagi ada 3 poin yang akan didapatkannya.

Yang pertama, Allah ta’ala akan menaungi mereka dengan rahmatnya, Allah ta’ala berfirman;

اِنَّ رَحْمَتَ اللّٰهِ قَرِيْبٌ مِّنَ الْمُحْسِنِيْنَ

Sesungguhnya rahmat Allah sangat dekat kepada orang yang berbuat kebaikan” (QS. Al-A’raf 56)

Yang kedua, Allah akan bersama orang-rang tersebut yang senantiasa memperbaiki amalan-amalannya, yang senantiasa maksimal dalam berbuat baik. Allah ta’ala berfirman;

اِنَّ اللّٰهَ مَعَ الَّذِيْنَ اتَّقَوْا وَّالَّذِيْنَ هُمْ مُّحْسِنُوْنَ ࣖ ۔

Sungguh, Allah beserta orang-orang yang bertakwa dan orang-orang yang berbuat kebaikan dalam amalannya” (QS. An-Nahl 128)

Kemudian puncak dari ganjaran yang akan diraih adalah Allah ta’ala akan memasukkan hamba-hamba tersebut ke dalam surga-Nya beserta dengan kenikmatan yang ada di dalamnya, Allah ta’ala berfirman;

لِلَّذِيْنَ اَحْسَنُوا الْحُسْنٰى وَزِيَادَةٌ ۗوَلَا يَرْهَقُ وُجُوْهَهُمْ قَتَرٌ وَّلَا ذِلَّةٌ ۗ اُولٰۤىِٕكَ اَصْحٰبُ الْجَنَّةِ هُمْ فِيْهَا خٰلِدُوْنَ

Bagi orang-orang yang berbuat baik, ada pahala yang terbaik (surga) dan tambahannya (kenikmatan melihat Allah). Dan wajah mereka tidak ditutupi debu hitam dan tidak (pula) dalam kehinaan. Mereka itulah penghuni surga, mereka kekal di dalamnya” (QS. Yunus 26)

Hendaklah ayat-ayat di atas senantiasa memotivasi diri kita untuk tidak pernah lelah mengerjakan kebaikan dan senantiasa maksimal dalam mengerjakan sesuatu yang terdapat unsur kebaikan di dalamnya. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda;

Tidaklah salah seorang dari kalian, kecuali Allah akan mengajaknya bicara pada hari kiamat kelak, tidak ada penerjemah antara hamba tersebut dengan Allah ta’ala, kemudian hamba tersebut melihat ke arah kanannya, ia tidak melihat kecuali apa-apa yang telah ia kerjakan selama di dunia kemudian dia menoleh ke sisi kirinya ia tidak melihat kecuali apa-apa yang telah ia kerjakan selama di dunia. Kemudian Ia melihat ke arah depannya tidaklah ia melihat kecuali neraka yang ada di depannya, maka takutlah (jagalah) diri kalian dari api neraka meskipun hanya bersedekah dengan secuil kurma” (Muttafaqun Alaihi)

Semoga Allah ta’ala menjadikan kita hamba-hamba yang senantiasa berbuat baik dan maksimal dalam melakukan kebaikan. Semoga Allah ta’ala senantiasa meneguhkan iman kita untuk senantiasa berbuat baik sampai akhir hayat kita, dan semoga Allah ta’ala menerima amal kebaikan kita semua dan memasukkan kita semua ke dalam surga-Nya yang penuh dengan kemuliaan dan kenikmatan.

Demikian ringkasan khutbah yang dapat kami sampaikan, semoga Allah ta’ala senantiasa memberikan taufik kepada kita semua dalam menjalankan amal-amal ibadah kita baarakallahu fiikum.

Print Friendly, PDF & Email

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Back to top button
WeCreativez WhatsApp Support
Ahlan wa Sahlan di Website Resmi Pesantren Al Lu'lu' Wal Marjan Magelang
👋 Ada Yang Bisa Kami Bantu?
Close
Close