
Malu Adalah Akhlak Mulia
Malu Adalah Akhlak Mulia
Ust Rizal Yuliar Putrananda
17 Oktober 2022
Pada pertemuan malam hari ini, kita akan memasuki bab baru yaitu pembahasan tentang adab. Hal ini kemudian menyita perhatian para ulama untuk menjelaskan apa yang berbeda pada pembahasan sebelumnya dengan pembahasan yang diawali dengan pemberian judul besar “Kitabul Adab”. Perlu diketahui bahwa Al-Imam Ibnu Qoyyim rahimahullah dalam kitabnya beliau menjelaskan bahwa “Adab itu artinya adalah berkumpulnya etika-etika dan sifat-sifat yang baik pada diri seorang hamba”, yaitu ilmu tentang bagaimana memperbaiki lisan dan tata bicara, ketepatan di dalam menuturkan sesuatu, memperindah diksi-diksi kata dan menjaga dari kekeliruan atau ketergelinciran.
Kemudian beliau menjelaskan tentang klasifikasi adab, apakah akhlak dan adab terdapat perbedaan ataukah keduanya adalah hal yang sama? Para ulama sebagian mengatakan adab dan akhlak keduanya sama. Semuanya yang berkaitan dengan etika, tata krama dan perangai yang baik disebut adab dan disebut akhlak.
Akan tetapi di antara para ulama ada yang menyatakan bahwa adab dan akhlak memiliki beberapa sudut pandang perbedaan, mereka menjelaskan “Adab itu menyempurnakan akhlak”.
Pemateri mencoba memahami maksud dari para ulama yang membedakan antara adab dari pada akhlak. Pemateri menyimpulkan bahwa “Adab itu lebih kepada sesuatu yang berkaitan dengan etika, tata krama, adapun akhlak yaitu perangai ada yang baik ada yang buruk”. Adab menyempurnakan perangai (akhlak). Sebagai contoh kita akan mengatakan “adab makan, bukan akhlak tidur” artinya lebih spesifik terkait tata krama, etika mulia. Kemudian di antara sisi perbedaan bahwa adab itu seluruhnya terwujud dengan sebuah upaya sementara perangai (akhlak) ada yang dimiliki seseorang sejak dia lahir.
Terlepas dari dua pendapat besar para ulama apakah adab dan akhlak itu satu yang sama ataukah berbeda, esensi dan substansi pembahasan tentang “Kitabul Adab” dalam kitab Riyadhush shalihin ini ternyata mencakup keduanya, maka dari itu bab pertama pada Kitabul Adab ini adalah “Malu”.
Mari, kita simak lebih cermat dan lanjut lagi melalui rekaman di bawah ini, baarakallahu fiikum.