Artikel Islam

Mendulang Hikmah Dibalik Ujian Sekolah

…..دعواتنا بالتوفيق و النجاح لجميع الطلاب….
Doa kami teruntuk kalian para santri, semoga Allah ta’ala memberi taufiqNya dan mengkaruniakan kesuksesan kepada kalian.
Sejenak belajar kehidupan dari ujian sekolah.
Ia bisa menjadi jawaban bagi kita yang terkadang sengaja atau tidak sengaja merasa kurang mendapatkan keadilan dariNya. Sikap cemburu buta, hingga ada yang mengatakan :
Saya kurang apa ya Allah, kenapa kok senantiasa saya yang susah? padahal saya ini muslim sholat sudah, puasa iya. Kenapa saya yang selalu sakit? Tetangga ana non muslim, Fulan gak penah sholat, Fulan gak tahu halal haram, kok dia hidup serba kecukupan, lancar, gak pernah ada masalah??”
Saudaraku…
Berbahagialah Allah masih berikan untukmu ujian, yang dengannya bisa menaikkan derajatmu.
Bukankah dengan ujian anak sekolah bisa naik kelas menuju tingkat yang lebih tinggi
Dalam hadist disebutkan ;
إِنَّ عِظَمَ الْجَزَاءِ مَعَ عِظَمِ الْبَلاَءِ وَإِنَّ اللَّهَ إِذَا أَحَبَّ قَوْمًا ابْتَلاَهُمْ فَمَنْ رَضِىَ فَلَهُ الرِّضَا وَمَنْ سَخِطَ فَلَهُ السَّخَطُ
“Sesungguhnya pahala besar karena balasan untuk ujian yang berat. Sungguh, jika Allah mencintai suatu kaum, maka Dia akan menimpakan ujian untuk mereka. Barangsiapa yang ridho, maka ia yang akan meraih ridho Allah. Barangsiapa siapa yang tidak suka, maka Allah pun akan murka.”
(HR. Ibnu Majah disahihkan oleh Syaikh Al Albani).
Berbahagialah Allah masih menganggapmu hambaNya yang perlu untuk diuji dengan peringatanNya.
Karena yang berhak ikut ujian di sekolah adalah anak – anak yang memang masih tercatat sebagai murid sekolah.
Dalam hadist disebutkan :
إِذَا أَرَادَ اللَّهُ بِعَبْدِهِ الْخَيْرَ عَجَّلَ لَهُ الْعُقُوبَةَ فِى الدُّنْيَا وَإِذَا أَرَادَ اللَّهُ بِعَبْدِهِ الشَّرَّ أَمْسَكَ عَنْهُ بِذَنْبِهِ حَتَّى يُوَفَّى بِهِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ
“Jika Allah menginginkan kebaikan pada hamba, Dia akan segerakan hukumannya di dunia. Jika Allah menghendaki kejelekan padanya, Dia akan mengakhirkan balasan atas dosa yang ia perbuat hingga akan ditunaikan pada hari kiamat kelak.”
(HR. Tirmidzi dihasankan oleh Syaikh Al Albani).
Jangan merasa aman, karena kelancaran hidup yang kamu dapatkan. Padahal kamu tahu bermacam kewajiban telah kamu lalaikan, shalat lima waktu kamu tinggalkan, puasa ramadhan tidak kamu kerjakan, dan segala unsur praktek peribadatan kepadaNya tidak pernah kamu hadiri.
Ketahuilah ujian sekolah tidaklah mungkin diikuti oleh anak yang sama sekali tidak pernah hadir ke sekolah, mereka yang sudah tidak dianggap siswa sekolah.
Allah berfirman;
وَلَا تَحْسَبَنَّ اللَّهَ غَافِلًا عَمَّا يَعْمَلُ الظَّالِمُونَ إِنَّمَا يُؤَخِّرُهُمْ لِيَوْمٍ تَشْخَصُ فِيهِ الْأَبْصَارُ
”Dan janganlah sekali-kali kamu (Muhammad) mengira, bahwa Allah lalai dari apa yang diperbuat oleh orang-orang yang lalim. Sesungguhnya Allah memberi tangguh kepada mereka sampai hari yang pada waktu itu mata (mereka) terbelalak.”
(QS. Ibrahim: 42)
Renungan bagi semua, belajar dari ujian sekolah untuk kehidupan.
Mungkid 16 Maret 2017
Penulis : Ihsanuddin (Kepala Kesantrian Pesantren Al Lu’lu’ Wal Marjan)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button
Close