
Pemimpin Yang Adil
Pemimpin Yang Adil
Ust Rizal Yuliar Putrananda
29 Agustus 2022
Pada pertemuan kali ini pemateri memulai kajian dengan menyampaikan sebuah nasihat “Hendaklah kita waspada terhadap salah satu di antara sifat bawaan manusia, banyak berbuat kedzaliman dan banyak tergelincir dalam kekufuran”, Allah ta’ala berfirman:
إِنَّ الْاِنْسَانَ لَظَلُوْمٌ كَفَّارٌ
“Sungguh, manusia itu sangat zalim dan sangat mengingkari (nikmat Allah)” (QS. Ibrahim 34)
Hal ini dikuatkan dengan firman Allah ta’ala yang lain:
إِنَّ الْاِنْسَانَ لِرَبِّهٖ لَكَنُوْدٌ
“sungguh, manusia itu sangat ingkar, (tidak bersyukur) kepada Tuhannya,” (QS. Al-‘Adiyat 6)
Maka sudah seharusnya siapapun di antara kita belajar untuk selalu bersyukur kepada Allah ta’ala dan tidak banyak berkeluh kesah, selalu memohon kepada Allah ta’ala taufik dan kemudahan untuk bersyukur kepada-Nya.
Kita sambung kembali pembahasan kitab Riyadush Shaalihiin, Karya Al-Imam Yahya Ibnu Saraf An-Nawawi rahimahullah, dan kita telah selesai dari pembahasan bab ke-78 dalam dua pertemuan, yaitu “Tanggung jawab seorang pemimpin” baik lingkup kecil sampai lingkup yang besar, hendaklah dia bersikap lemah lembut terhadap jajaran yang dipimpinnya.
Kita masuk kepada bab ke-79 yang memiliki korelasi dengan bab sebelumnya dan bab setelahnya. Penulis memberikan judul “Pemimpin yang Adil” kemudian penulis membawakan beberapa ayat, di antaranya ayat yang telah disebutkan dalam bab sebelumnya.
Allah ta’ala berfirman:
إِنَّ اللّٰهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالْاِحْسَانِ وَاِيْتَاۤئِ ذِى الْقُرْبٰى وَيَنْهٰى عَنِ الْفَحْشَاۤءِ وَالْمُنْكَرِ وَالْبَغْيِ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ
“Sesungguhnya Allah menyuruh (kamu) berlaku adil dan berbuat kebajikan, memberi bantuan kepada kerabat, dan Dia melarang (melakukan) perbuatan keji, kemungkaran, dan permusuhan. Dia memberi pengajaran kepadamu agar kamu dapat mengambil pelajara.” (QS. An-Nahl 90)
Mari, simak lebih cermat dan lanjut lagi melalui rekaman di bawah ini, baarakallahu fiikum.