Artikel IslamArtikel Pilihan

Sejak Kecil Bersama Alquran

Kedudukan Kitabullah

Tanpa ragu kita meyakini bahwa alquran adalah pedoman hidup setiap hamba, pelita penerang gerak langkah, pondasi kebaikan dan obat setiap penyakit. Ia memberikan petunjuk, kedamaian dan kasih sayang. Allah ta’ala berfirman:

{ وَنُنَزِّلُ مِنَ الْقُرْآنِ مَا هُوَ شِفَاءٌ وَرَحْمَةٌ لِلْمُؤْمِنِينَ }

Dan Kami menurunkan pada alquran apa yang menjadi obat penyembuh dan kasih sayang bagi kaum mukminin” (QS. Al-Isra’: 82). Dalam ayat lain Allah ta’ala berfirman:

{ يَا أَيُّهَا النَّاسُ قَدْ جَاءَتْكُمْ مَوْعِظَةٌ مِنْ رَبِّكُمْ وَشِفَاءٌ لِمَا فِي الصُّدُورِ وَهُدًى وَرَحْمَةٌ لِلْمُؤْمِنِينَ }

Wahai manusia, sungguh telah datang kepada kalian (alquran sebagai) mau’izhah (peringatan) dari Rabb kalian, pelipur lara terhadap yang ada dalam dada, petunjuk serta kasih sayang bagi kaum mukminin” (QS. Yunus: 57).

Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam menanamkan keagungan alquran kepada Abdullah bin Abbas radhiyallahu ‘anhuma sejak ia masih dalam pangkuan. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mendekapnya dengan kehangatan seraya berdoa, “Ya Allah, ajarkanlah ia alquran”.[1] Abdullah bin Abbas radhiyallahu ‘anhuma pernah berkata, “Sesungguhnya aku telah menghafal alquran semenjak aku kecil”.[2]

Ajakan Bagi Segenap Orang Tua

Ayah Bunda yang kami muliakan, Salah satu kewajiban kita selaku orang tua adalah memperkenalkan urgensi peran alquran dalam kehidupan, menanamkan kecintaan terhadap alquran serta mendekatkan mereka kepada kitabullah sejak dini. Jika itu yang orang tua lakukan kepada buah hati semenjak masa kecilnya diiringi ketulusan hati dan metode yang baik, niscaya kebaikanlah yang akan tertanam dalam jiwa buah hati kita insyaallah.

Alangkah indahnya bila anak dapat meneladani kedua orang tuanya dalam hal ini. Hendaklah kedua orang tua memiliki perhatian besar akan alquran. Mampu membaca alquran dengan baik dan benar dan lebih baik lagi dari itu, manakala kedua orang tua memiliki sejumlah hafalan yang dapat dijadikan panutan. Tidak ada kata “terlambat” untuk sebuah kebaikan.

Syaikh Muhammad bin Shalih Al-`Utsaimin rahimahullahu berkata “nasehatku kepada seluruh saudaraku kaum muslimin adalah agar mereka bersemangat menghafal alquran terutama bagi mereka yang masih kecil. Sebab, menghafal alquran semenjak kecil memiliki dua keutamaan. Pertama, anak-anak lebih cepat menghafal dibandingkan dengan orang yang sudah tua. Dan kedua, anak-anak tidak cepat lupa seperti halnya orang tua. Kita memohon kepada Allah ta’ala agar menjadikan kita semua termasuk hamba-Nya yang membaca alquran dengan tilawah yang sesungguhnya”.[3]

Wahai Rabbku, anugerahkanlah kepadaku (keturunan) yang termasuk orang-orang shalih”. (QS. Ash-Shaffaat: 100).

Ya Allah, karuniakan kepada kami anak-anak shalih dan shalihah yang menghafal kitab suci-Mu dan kelak akan mengamalkan serta mendakwahkannya. Limpahkan taufik-Mu kepada kami dalam setiap langkah yang Engkau ridhai, amin.

Wallahu A`lam

Penulis : Rizal Yuliar Putrananda


[1] HR. Bukhari no: 75, Kitab “Ash-Shalah”, Bab: 17.

[2] HR. Al-Hakim no: 3178, Kitab “At-Tafsir”, Bab: 5 (QS. An-Nisa’).

[3] Fatawa Nurun `ala Ad-darb, yang disampaikan Syaikh Al-`Utsaimin (dan telah disalin dan dicetak), juz: 5 hal: 2.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button
Close