Artikel Islam

Bertepuk Sebelah Tangan

Ayah dan Bunda yang kami muliakan

Islam telah membawa kabar gembira berupa peluang besar masuk ke dalam surga bersama keluarga tercinta. Dengan dasar iman[1] dan keshalihan[2] Allah ta’ala akan menyempurnakan kebahagiaan para penghuni surga dengan mengumpulkan mereka kembali bersama keluarga di dalam nikmat surgawi nan abadi.

Namun demikian, sepatutnya pula kita mengingat bahwa harapan bahagia itu akan sepenuhnya indah bila berimbang dengan mengetahui pula adanya ancaman siksa Allah di neraka. Sehingga, keseimbangan antara harapan menjadi penghuni surga dan sikap takut akan siksa neraka itulah yang akan menyempurnakan ketundukan kita kepada Allah ta’ala dalam naungan islam.

Allah ta’ala berfirman;

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا قُوا أَنْفُسَكُمْ وَأَهْلِيكُمْ نَارًا

“Wahai orang-orang yang beriman, jagalah diri kalian dan keluarga kalian dari api neraka“. (Qs. at-Tahrim : 6).

Mengenai makna tafsir ayat ini Ali bin Abi Thalib radhiyallahu ‘anhu berkata, “ajarkan dan didiklah mereka”.[3] Sementara Ibnu Abas radhiyallahu ‘anhu berkata, “ajarkan mereka ketaatan kepada Allah, jauhkan dari maksiat kepada-Nya serta perintahkan keluarga kalian untuk dzikir mengingat-Nya, niscaya Allah akan menyelamatkan kalian dari api neraka”.[4]

Mengajarkan kebaikan kepada diri sendiri dan keluarga konsekuensinya adalah menuntut ilmu agama serta mengkaji tuntunan islam secara menyeluruh. Ilmu yang bermuara pada Al-Qur’an dan hadits sesuai dengan pemahaman para sahabat Rasulillah shallallahu alaihi wasallam.

Ayah dan Bunda yang kami banggakan

Ilmu adalah pelita yang akan menerangi langkah hidup kita. Mendekatlah kepada majelis ilmu yang senantiasa membimbing kita untuk memahami tuntunan wahyu Allah dalam Al-Qur’an dan hadits yang selanjutnya kita amalkan dalam cermin keseharian.

Dengan ilmu dan amal, lamunan dan untaian doa kita untuk masuk surga bersama keluarga tercinta serta terjauhkan dari neraka bukanlah sekedar harapan yang bertepuk sebelah tangan.

Semoga Allah ta’ala menyatukan hati kita di atas cinta kepada-Nya, berilmu tentang tuntunan agama-Nya serta beramal shalih untuk menggapai ridha-Nya, amin.

Wallahu A’lam

Penulis : Rizal Yuliar Putrananda, Lc


[1] . QS. At Thur : ayat 21. Lihat artikel

[2] . QS. Ar Ra’du : ayat 23.

[3] . Imam al-Hakim dalam “al-mustadrak” 2/536 no: 3826 dan al-Baihaqi dalam “syu`abu al-iman” 15/144 no: 8280 meriwayatkan atsar Ali diatas dengan redaksi “ajarkanlah kebaikan untuk diri kalian beserta keluarga“.

[4] . Lihat kedua atsar Ali dan Ibnu Abbas ini dalam “Tafsir at-Thabari” 12/157.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button
Close