Artikel IslamArtikel PilihanKhutbah Jumat

Semua Akan Bersaksi Pada Hari Kiamat

Semua Akan Bersaksi Pada Hari Kiamat
Khutbah Jum’at, 27 Oktober 2023
Ustadz Bukhari

Hari kiamat, hari ketika bumi diguncangkan sedahsyat-dahsyatnya. Gunung dihancurkan dan diterbangkan bagai bulu yang berhamburan. Lautan meluap dan menyala, langit terbelah dan merapuh, bintang-bintang berjatuhan, matahari digulung, manusia berlarian bagai kupu-kupu yang beterbangan. Pada saat itu ditiuplah sangkakala oleh malaikat Israfil, matilah seluruh makhluk yang ada di langit dan di bumi kecuali yang Allah ta’ala kehendaki. Kemudian ditiuplah sangkakala yang kedua kalinya, tanda dibangkitkannya seluruh umat manusia dari kuburnya dan digiring ke padang mahsyar dalam keadaan tanpa alas kaki, tanpa busana dan tanpa dikhitan.

Di padang mahsyar matahari didekatkan hanya 1 mil, bercucuran keringat manusia, ada yang keringatnya sampai kedua mata kakinya, ada yang sampai kedua betisnya, ada yang sampai pinggangnya bahkan ada yang tenggelam dengan keringatnya semua itu tergantung dengan amal perbuatannya. Di padang mahsyar pada saat itu neraka didatangkan, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda;

Didatangkan neraka yang memiliki 70.000 tali kekang, setiap tali kekangnya ditarik oleh 70.000 malaikat
(HR. Muslim)

Saatnya persidangan akhirat digelar, keadaan begitu mencekam, inilah persidangan yang diadili dengan seadail-adilnya tanpa kedzaliman sedikitpun. Pada hari ini setiap manusia diganjar sesuai apa yang diperbuat di dunia, tidak ada kedzaliman sedikitpun, sungguh Allah ta’ala sangat cepat hisab-Nya. Saat itu Allah ta’ala yang bertindak sebagai hakim, tidak ada sogok-menyogok pada hari itu, tidak ada sewa pengacara. Ketika Allah ta’ala datang, seluruh malaikat berbaris dengan rapi, berbaris secara berurutan.

Pada hari itu setiap manusia akan maju sendiri-sendiri di hadapan Allah Sang Maha Adil untuk mempertanggung jawabkan ucapan dan perbuatannya, tidak ditemani siapapun meski orang terdekatnya sekalipun tidak ada yang bisa menolongnya. Allah ta’ala berfirman;

وَكُلُّهُمْ اٰتِيْهِ يَوْمَ الْقِيٰمَةِ فَرْدًا

Dan setiap orang dari mereka akan datang kepada Allah sendiri-sendiri pada hari Kiamat” (QS. Maryam 95)

Pada saat itu mulut akan dibungkam (dikunci). Andaikan di pengadilan dunia lisan bisa berbicara, bersilat lidah, berkelit bahkan berdusta, maka di pengadilan akhirat mulut akan dibungkam, keluh tidak bisa berucap sepatah katapun. Sebaliknya seluruh anggota badan dipersilahkan untuk bersaksi, mata, telinga, tangan, kaki bahkan kulit semuanya berbicara membeberkan dan menyingkap apa yang telah kita lakukan di dunia. Allah ta’ala berfirman;

اَلْيَوْمَ نَخْتِمُ عَلٰٓى اَفْوَاهِهِمْ وَتُكَلِّمُنَآ اَيْدِيْهِمْ وَتَشْهَدُ اَرْجُلُهُمْ بِمَا كَانُوْا يَكْسِبُوْنَ

Pada hari ini Kami tutup mulut mereka; tangan mereka akan berkata kepada Kami dan kaki mereka akan memberi kesaksian terhadap apa yang dahulu mereka kerjakan
(QS. Yasin 65)

Bahkan bumi tempat kita berpijak tidak ketinggalan untuk melapor kepada Allah ta’ala tentang apa yang kita lakukan di atasnya. Allah ta’ala berfirman;

يَوْمَىِٕذٍ تُحَدِّثُ اَخْبَارَهَاۙ

بِاَنَّ رَبَّكَ اَوْحٰى لَهَاۗ

Pada hari itu bumi menyampaikan beritanya,karena sesungguhnya Tuhanmu telah memerintahkan (yang sedemikian itu) padanya
(QS. Az-Zalzalah 4-5)

Segala yang kita lakukan sekecil apapun pasti dicatat oleh para malaikat yang mulia. Perkataan, perbuatan, pandangan, keputusan, prasangka semuanya tidak terlewatkan pena para malaikat. Allah ta’ala berfirman;

مَا يَلْفِظُ مِنْ قَوْلٍ اِلَّا لَدَيْهِ رَقِيْبٌ عَتِيْدٌ

Tidak ada suatu kata yang diucapkannya melainkan ada di sisinya malaikat pengawas yang selalu siap (mencatat)
(QS. Qaf 18)

Allah ta’ala juga berfirman;

وَوُضِعَ الْكِتٰبُ فَتَرَى الْمُجْرِمِيْنَ مُشْفِقِيْنَ مِمَّا فِيْهِ وَيَقُوْلُوْنَ يٰوَيْلَتَنَا مَالِ هٰذَا الْكِتٰبِ لَا يُغَادِرُ صَغِيْرَةً وَّلَا كَبِيْرَةً اِلَّآ اَحْصٰىهَاۚ وَوَجَدُوْا مَا عَمِلُوْا حَاضِرًاۗ وَلَا يَظْلِمُ رَبُّكَ اَحَدًا ࣖ

Dan diletakkanlah kitab (catatan amal), lalu engkau akan melihat orang yang berdosa merasa ketakutan terhadap apa yang (tertulis) di dalamnya, dan mereka berkata, “Betapa celaka kami, kitab apakah ini, tidak ada yang tertinggal, yang kecil dan yang besar melainkan tercatat semuanya,” dan mereka dapati (semua) apa yang telah mereka kerjakan (tertulis). Dan Tuhanmu tidak menzalimi seorang jua pun
(QS. Al-Kahfi 49)

Perbuatan kita tidak sekedar dicatat, namun juga akan diganjar sesuai dengan kadar kualitas dan jenis perbuatan yang kita lakukan, Allah ta’ala berfirman;

فَمَنْ يَّعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ خَيْرًا يَّرَهٗۚ

وَمَنْ يَّعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ شَرًّا يَّرَهٗ ࣖ

Maka barangsiapa mengerjakan kebaikan seberat zarrah, niscaya dia akan melihat (balasan)nya, dan barangsiapa mengerjakan kejahatan seberat zarrah, niscaya dia akan melihat (balasan)nya
(QS. Al-Zalzalah 7-8)

Pengadilan akhirat sangat menegangkan, salah satu bekal utama yang kita bawa pada saat itu adalah amal shalih, amal shalih yang kita tabung dan kita kumpulkan sedikit demi sedikit pada hari ini. Adapun harta, jabatan, kedudukan, pangkat, keturunan, pengikut atau apapun yang dibanggakan di dunia, tidak akan berguna sama sekali pada saat itu. Allah ta’ala berfirman;

يَوْمَ لَا يَنْفَعُ مَالٌ وَّلَا بَنُوْنَ ۙ

اِلَّا مَنْ اَتَى اللّٰهَ بِقَلْبٍ سَلِيْمٍ ۗ

“(yaitu) pada hari (ketika) harta dan anak-anak tidak berguna,kecuali orang-orang yang menghadap Allah dengan hati yang bersih,
(QS. Asy-Syu’ara’ 88-89)

Sungguh beruntung orang-orang yang lebih berat timbangan pahalanya, dan sungguh merugi orang-orang yang lebih berat timbangan dosanya. Allah ta’ala berfirman;

فَاَمَّا مَنْ ثَقُلَتْ مَوَازِينُهٗۙ

فَهُوَ فِيْ عِيْشَةٍ رَّاضِيَةٍۗ

وَاَمَّا مَنْ خَفَّتْ مَوَازِيْنُهٗۙ

فَاُمُّهٗ هَاوِيَةٌ ۗ

Maka adapun orang yang berat timbangan (kebaikan)nya,maka dia berada dalam kehidupan yang memuaskan (senang).Dan adapun orang yang ringan timbangan (kebaikan)nya,maka tempat kembalinya adalah neraka Hawiyah
(QS. Al-Qari’ah 6-9)

Demikian ringkasan khutbah ini kami sampaikan, semoga dapat memberikan manfaat dan barakah bagi yang membacanya.

Print Friendly, PDF & Email

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Back to top button
WeCreativez WhatsApp Support
Ahlan wa Sahlan di Website Resmi Pesantren Al Lu'lu' Wal Marjan Magelang
👋 Ada Yang Bisa Kami Bantu?
Close
Close