Artikel Islam

Husnudzan Kepada Allah

Husnudzon Kepada Allah
Khutbah Jum’at 4 Februari 2022
Ustadz Fathurrahman

Jama’ah salat jum’at yang dirahmati oleh Allah, ketahuilah sesungguhnya husnudzan kepada Allah سبحانه و تعالى adalah termasuk bentuk ibadah hati yang mulia dan agung. Husnudzan juga merupakan salah satu sifat dari sifat yang dimiliki oleh orang-orang yang beriman kepada Allah ta’ala, mereka senantiasa di dalam kehidupannya berhusnudhan kepada Allah ta’ala. Allah سبحانه و تعالى  berfirman:

وَاسْتَعِينُوا بِالصَّبْرِ وَالصَّلَاةِ ۚ وَإِنَّهَا لَكَبِيرَةٌ إِلَّا عَلَى الْخَاشِعِينَ

الَّذِينَ يَظُنُّونَ أَنَّهُمْ مُلَاقُو رَبِّهِمْ وَأَنَّهُمْ إِلَيْهِ رَاجِعُونَ

dan mohonkanlah kepada Allah ta’ala pertolongan melalui kesabaran dan salat, sesungguhnya salat itu merupakan perbuatan yang berat kecuali bagi orang-orang yang khusyu’. Yaitu mereka orang-orang yang senantiasa yakin bahwa dia akan kembali kepada tuhannya, dan senantiasa meyakini bahwa mereka akan berjumpa dengan Allah” (QS Al-Baqarah 45-46)

Masih di dalam surah yang sama Allah سبحانه و تعالى berfirman yang artinya:

tatkala Talut dan orang yang beriman bersamanya telah melewati sebuah sungai, kemudian orang-orang yang beriman ini berkata sungguh pada hari ini kita tidak akan dapat melawan Jalut, namun Sebagian dari pasukan Talut terebut mengatakan, mereka orang-orang yang yakin akan berjumpa dengan Allah mengkatakan, betapa banyak pasukan yang kecil dapat mengalahkan pasukan yang besar dengan izin Allah

Jama’ah salat jum’at yang semoga dimuliakan oleh Allah ta’ala, hakekat husnudzan kepada Allah ta’ala adalah terisinya hati kita dengan keyakinan yang kuat akan terwujudnya dan terpenuhinya janji Allah ta’ala. Maka tidak ada yang dapat menyingkap kesusahan, membalas kedzaliman, memuliakan orang yang belajar ilmu agama, dan menyembuhkan orang-orang yang sakit selain Allah ta’ala.

Sungguh sikap husnudzan kepada Allah ta’ala telah terwujudkan dan telah terbukti yang dialami oleh para nabi Allah ta’ala, di antaranya adalah Nabi Ibrahim ‘alaihissalam. Tatkala beliau keluar bersama istrinya Hajar dengan membawa anaknya yang masih dalam susuan, menempatkan Hajar dan anaknya di sebuah kembah. Itulah husnudzan Nabi Ibrahim kepada Allah ta’ala.

Begitu juga tatkala Nabi Musa ‘alaihissalam beserta kaumnya dikejar-kejar oleh Fir’aun beserta bala tentaranya, kemudian sampailah mereka di tepian lautan yang besar. Kemudian di antara mereka mengatakan “sesungguhnya kami akan dijumpai oleh mereka (disusul oleh mereka) wahai Musa” namun Nabi Musa ‘alaihissalam menjawab tidak akan mereka dapat menyusul kita, sesungguhnya Allah ta’ala Bersama kita”. Dan pada akhirnya Allah ta’ala menyelamatkan Nabi Musa beserta kaumnya.

Cerita lain juga dialami oleh Nabi Muhammad ﷺ tatkala berhijrah bersama sahabatnya yang mulia Abu Bakr Ash-Shiddiq Radhiyallahu ‘anhu, kemudian orang-orang Quraisy pun menyusul dan mengejar mereka berdua dengan harapan dapat menyusul dan membunuh Nabi Muhammad ﷺ agar tidak sampai ke kota mudinah. Kemudian Abu Bakr Ash-Shiddiq Radhiyallahu ‘anhu merasa khawatir, takut apabila nantinya Nabi Muhammad ﷺ dapat disusul, dikejar kemudian dibunuh oleh orang-orang Quraisy tersebut. Nabi ﷺ melihat Abu Bakar Ash-Shiddiq yang gelisah, ketakutan, maka nabi ﷺ mengatakan

لَا تَحْزَنْ إِنَّ اللَّهَ مَعَنَا

Janganlah engkau bersedih, sesungguhnya Allah ta’ala bersama kita

Dengan keyakinan ini, Allah ta’ala menganugerahkan kepada para nabi-Nya keberhasilan dan keselamatan dari apa yang tidak mereka harapkan.

Telah ditetapkan untuk Nabi Ismail dan Ibundanya Hajar supaya mereka menghuni Baitullah, terbuka karenanya air zam-zam, penduduk Arab berbondong-bondong memenuhi tempat tersebut maka jadilah Makkah sebagai sumber ajaran Tauhid.

Nabi Musa ’alaihissalam telah berhasil mengalahkan Fir’aun, Allah ta’ala menyelamatkan beliau dan menenggelamkan Fir’aun. Demikian pula Allah ta’ala telah menolong Nabi Muhammad ﷺ hingga beliau sampai di kota Madinah.

Maka berhusnudzan kepada Allah ta’ala untuk meraih kemenangan, meraih kesuksesan, keselamatan dan kemuliaan di dunia sebelum di akhirat.

Di dalam shahih Bukhari dan Muslim  dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu, beliau berkata “Rasulullah bersabda, Allah ta’ala berfirman ‘Aku sesuai dengan persangkaan hamba-Ku pada-Ku’

Siapa yang menyembuhkan orang sakit? Siapa yang memberikan kecukupan kepada orang fakir? Siapa yang menolong kaum muslimin? Siapa meninggikan derajat orang-orang yang beriman? Tidak ada yang lain selain Allah ta’ala.

Sebagian ulama salaf mengatakan “Barangsipa yang berhusnudzan kepada Allah ta’ala, maka dia akan memperolehnya (meraihnya)

Dosa terburuk dan yang paling berbahaya terhadap manusia adalah buruk sangka terhadap Allah ta’ala. Maka berhati-hatilah dari berprasangka yang buruk kepada Allah ta’ala karena termasuk sifat orang-orang yang munafik dan orang-orang musyrik.

Allah ta’ala berfirman yang artrinya:

dan dia Allah ta’ala mengadzab orang-orang munafik yang laki-laki dan perempuan karena mereka berprasangka buruk terhadap Allah ta’ala, mereka akan mendapatkan giliran untuk mendapatkan adzab yang buruk dari Allah ta’ala,mendapatkan murka Allah ta’ala, mendapatkan laknat Allah ta’ala dan telah dipersiapkan untuk mereka neraka Jahannam dan itulah seburuk-buruknya tempat kembali

Maka barangsiapa yang berprasangka bahwa Allah ta’ala tidak akan memberikan bantuan, keadilan bagi orang-orang yang telah terdzalimi, menolong orang-orang yang teraniaya, tidak akan memuliakan orang yang menuntut ilmu, maka sungguh prasangkanya itu haram. Dan barang siapa yang berprasangka bahwa Allah ta’ala tidak akan menerima taubatnya seorang hamba yang bertaubat, maka ketahuilah bahwa sesungguhnya prasangkanya itu haram.

Demikian sedikit ringkasan yang dapat kami tulis dalam momen khutbah jum’at, 4 Februari 2022. Semoga dapat memberikan manfaat bagi yang membaca serta Allah ta’ala berikan taufik dan kemudahan kepada kita semua untuk mengamalkan-Nya, aminn.

Print Friendly, PDF & Email

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Back to top button
WeCreativez WhatsApp Support
Ahlan wa Sahlan di Website Resmi Pesantren Al Lu'lu' Wal Marjan Magelang
👋 Ada Yang Bisa Kami Bantu?
Close
Close